Rencana Pembangunan 11 Rusun Belum Cukup Atasi Backlog Perumahan di Jakarta

AKURAT.CO Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk membangun 11 rumah susun (rusun), dinilai belum mampu menjawab besarnya kebutuhan tempat tinggal di Jakarta.
Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PSI, August Hamonangan, mengatakan masih terdapat sekitar 1,19 juta warga Jakarta yang belum memiliki hunian, sehingga belum bisa mengatasi persoalan backlog perumahan secara menyeluruh.
"Masih ada sekitar 1,19 juta warga yang belum memiliki hunian. Jadi kalau hanya mengandalkan pembangunan 11 rusun, tentu belum cukup untuk menjawab seluruh kebutuhan tersebut," kata August kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Pemprov Jakarta Diminta Segera Benahi Fasilitas Olahraga di Tanah Merah
Dia menegaskan, penyediaan hunian layak merupakan pekerjaan jangka panjang yang membutuhkan perencanaan matang, konsistensi kebijakan, serta kesinambungan program.
Karena itu, dia meminta Pemprov Jakarta tidak hanya berfokus pada target pembangunan fisik, tetapi juga menyusun strategi yang terukur agar kebutuhan hunian masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.
Baca Juga: Tak Cuma Layanan Kesehatan, Posyandu Kini Jadi Pusat Pendidikan hingga Perumahan Rakyat
"Ini bukan pekerjaan jangka pendek. Pemprov harus punya roadmap yang jelas agar kebutuhan hunian warga bisa terpenuhi secara bertahap," ujarnya.
Menurutnya, roadmap tersebut penting agar pembangunan hunian memiliki arah yang jelas, mulai dari penentuan lokasi, skema pembiayaan, hingga target penyediaan unit setiap tahunnya.
"Dengan perencanaan yang berkelanjutan, pemerintah diharapkan mampu mengurangi angka kekurangan hunian sekaligus memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki akses terhadap tempat tinggal yang layak," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







