Dari Betawi ke Italia, Rano Karno Perkuat Langkah Jakarta Jadi Kota Global

AKURAT.CO Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menjajaki kerja sama dengan sejumlah kota strategis di Italia untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
Langkah tersebut dibahas saat Rano bersama delegasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertemu Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang, di Milan, Senin (11/5/2026) sore waktu setempat.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas peluang kolaborasi antara Jakarta dengan kota-kota penting di Italia, seperti Milan dan Roma.
Kerja sama diarahkan pada pengembangan sektor ekonomi kreatif, fesyen, budaya, pariwisata, hingga promosi produk lokal Jakarta ke pasar internasional.
“Jakarta pada 2027 akan genap berusia 500 tahun. Karena itu, dalam satu tahun ke depan Jakarta akan semakin agresif membangun kerja sama dengan kota-kota global, termasuk kota-kota penting di Italia,” kata Rano dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).
Menurut Rano, Jakarta memiliki banyak produk kreatif yang berpotensi bersaing di pasar global, mulai dari fesyen, kuliner, kriya, aksesori, hingga produk budaya Betawi.
Karena itu, pemerintah ingin membuka akses pasar internasional yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif Jakarta.
“Produk Betawi, karya anak muda Jakarta, dan kreativitas warga kota harus ikut melangkah ke panggung internasional. Inilah cara kita merayakan Jakarta, bukan hanya dengan seremoni, tetapi dengan membuka pintu dunia bagi karya warga Jakarta,” ujarnya.
Baca Juga: Wamenhan Tetapkan Komcad ASN Sulsel 2026, Perkuat Pertahanan Semesta dari Daerah
Sebagai tindak lanjut awal, Pemprov DKI Jakarta bersama Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan akan menggelar pameran produk ekonomi kreatif Jakarta di Galeri ITPC Milan pada 1-30 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju HUT ke-499 Kota Jakarta.
Berbagai produk khas Jakarta akan dipamerkan, mulai dari kebaya encim, batik Betawi, aksesori, produk kriya, dekorasi bernuansa ondel-ondel, hingga makanan ringan khas Betawi.
Pemprov DKI berharap pameran tersebut dapat memperkenalkan wajah ekonomi kreatif Jakarta yang modern, kompetitif, dan tetap berakar pada identitas budaya lokal.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang, menyatakan dukungannya terhadap langkah Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030.
Menurutnya, Milan memiliki posisi strategis sebagai pusat fesyen, desain, dan ekonomi kreatif di Eropa.
“Milan adalah kota yang sangat strategis, terutama untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif. Di sini kita juga memiliki ITPC Milan. Silakan produk-produk Jakarta dipamerkan dan diperkenalkan kepada pasar Italia serta Eropa,” ujar Junimart.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









