Akurat

Pramono Waspadai Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Jakarta

Okto Rizki Alpino | 28 Februari 2026, 22:59 WIB
Pramono Waspadai Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Jakarta
Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyoroti potensi dampak ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terhadap kondisi ekonomi ibu kota.

Ia meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi guna menjaga stabilitas daerah.

“Untuk tentunya berhati-hati. Kita akan berkomunikasi terus untuk menjaga Jakarta dengan baik. Karena bagaimanapun, perang itu pasti akan memberikan dampak, baik langsung maupun tidak langsung,” kata Pramono kepada wartawan di Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Pramono, eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berisiko mengganggu jalur transportasi global.

Ia secara khusus menyinggung potensi gangguan di Selat Hormuz, salah satu jalur utama distribusi energi dan perdagangan dunia.

“Apalagi ini salah satu yang menjadi kekhawatirannya adalah perangnya itu di jalur transportasi dunia, termasuk Selat Hormuz. Kalau ada apa-apa pasti akan menyebabkan kenaikan harga-harga dan juga menyebabkan supply chain terganggu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gangguan rantai pasok dan lonjakan harga komoditas global berpotensi memicu tekanan inflasi di Jakarta.

Baca Juga: Prabowo Puji Perayaan Imlek di Bulan Ramadan: Ini Wajah Asli Indonesia, Berbeda Tapi Satu Tujuan

Karena itu, Pemprov akan terus memantau perkembangan situasi internasional serta menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pramono menegaskan stabilitas ekonomi Jakarta harus tetap terjaga, terutama menjelang Idul Fitri, ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.

“Kita bersyukur untuk Jakarta tetap kita jaga bersama, apalagi dalam rangka menyambut Idul Fitri,” katanya.

Situasi Timur Tengah Memanas

Sebelumnya, Israel dilaporkan meluncurkan sejumlah rudal ke ibu kota Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat.

Media pemerintah Iran melaporkan sejumlah rudal menghantam kawasan di daerah Jomhouri, Teheran.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengakui pihaknya telah melakukan serangan pendahuluan terhadap Iran.

“Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel,” katanya, seperti dilaporkan Times of Israel.

Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan dalam sepekan terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait klaim tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.