Setahun Si Mian Fo: Menyatu dalam Doa, Menyebar dalam Kebajikan

AKURAT.CO Pagi itu, langit di atas Riverwalk Island PIK berwarna keemasan. Embusan angin laut yang lembut seolah ikut menyapa ribuan umat yang datang sejak subuh. Dari kejauhan, aroma dupa dan denting lonceng berpadu dalam kesunyian yang khusyuk.
Minggu (9/11/2025), menjadi hari yang tak sekadar perayaan, tetapi juga perenungan yakni genap setahun perjalanan Si Mian Fo PIK menebar kebajikan, persatuan, dan doa untuk kedamaian negeri.
Dalam kurun satu tahun, tempat suci yang berdiri megah di tengah kawasan Riverwalk Island itu telah menjadi ruang batin bagi banyak orang.
Dari Festival Dongzhi hingga Puja Waisak Thudong, dari Tridharma Talk hingga tarian khas Thailand setiap Kamis malam, semua menjadi benang-benang halus yang merajut harmoni lintas umat dan budaya.
“Perayaan hari ini bukan sekadar mengenang perjalanan 1 tahun berdirinya tempat ibadah Si Mian Fo,” tutur Ketua Pengurus Si Mian Fo Riverwalk Island PIK, Parlin Widjaja.
“Tetapi juga momen diversi spiritual atas segala proses perjuangan dan pengabdian yang kita lalui bersama.”
Di bawah tema “Bersatu dalam Doa Kebajikan, Bersama Membangun Negeri Damai, Makmur & Sentosa”, peringatan ini dipimpin oleh YM Bhikkhu Khanit Sannano Mahathera dan dihadiri lebih dari 9.000 umat Buddha dan Tridharma dari berbagai daerah.
Baca Juga: Honduras U-17 vs Indonesia U-17: Nova Arianto Instruksikan Pemainnya Tampil Lebih Menyerang
Prosesi dimulai dengan penyalaan lilin, dupa, dan penuangan air buli, sebuah simbol kesucian batin dan harapan akan terang abadi.
Doa pembuka dipimpin oleh Romo Asun, disusul DhamaDesana dari Bhante Khanit Sannano, sebelum akhirnya berlanjut pada Sanghadana dan pembagian air suci.
Di antara aroma dupa yang perlahan lenyap ke langit, ratusan tangan terkatup dalam keheningan yang damai, menyatu dalam niat yang sama: menebar kasih dan kebaikan.
“Tidak terasa satu tahun sudah Si Mian Fo berdiri dan selalu menjadi jembatan penghubung untuk mempererat hubungan antarumat,” ujar Ipeng Widjojo, Business Development Director Agung Sedayu Group.
“Kita berbagi nilai budaya dan keagamaan di sini, melalui berbagai acara dan ibadah yang telah dijalankan bersama.”
Kehadiran Si Mian Fo bukan hanya simbol spiritualitas, melainkan juga potret keberagaman yang hidup di kawasan Pantai Indah Kapuk.
Di tengah deru pembangunan dan kemajuan modern, ruang-ruang suci seperti ini menjadi penyeimbang yang menghadirkan kelembutan dalam hiruk pikuk kota.
“Kami ingin semua umat dimudahkan untuk beribadah,” jelas Miranda DWK, Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group.
“Makanya di sini kami siapkan fasilitas ibadah lengkap, ada Masjid Al-Ikhlas yang sebentar lagi topping off, ada juga vihara dan klenteng. Kawasan ini memang kami rancang sebagai titik tengah yang menghubungkan PIK1 dan PIK2.”
Setahun perjalanan ini menjadi bukti bahwa kebajikan selalu menemukan jalannya, lewat tindakan sederhana, niat tulus, dan batin yang lapang.
Dari setiap dupa yang menyala hingga langkah-langkah kecil menuju altar, semua berpadu menjadi doa yang sama: semoga negeri ini damai, masyarakatnya sejahtera, dan manusia-manusianya hidup dalam kasih.
Baca Juga: Turnamen Catur Hariman Siregar II, Semangat Kepahlawanan dalam Strategi dan Sportivitas
Karena di Si Mian Fo, doa bukan sekadar ucapan. Ia menjadi energi yang bergerak, menyebar, dan menghidupkan, serta menyatukan perbedaan dalam keindahan harmoni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








