Cara Pergi ke Stasiun Whoosh Halim dari Bandara Soekarno–Hatta: Pilihan Transportasi Lengkap

AKURAT.CO Perjalanan dari Bandara Soekarno–Hatta menuju Stasiun Whoosh Halim kini semakin mudah berkat hadirnya berbagai moda transportasi yang terintegrasi. Stasiun Halim merupakan pintu keberangkatan utama kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) yang semakin diminati penumpang, terutama mereka yang ingin bepergian lebih cepat dan nyaman ke Bandung. Pertanyaannya, bagaimana cara paling praktis dan efisien menuju stasiun ini dari bandara internasional terbesar di Indonesia tersebut?
Ada beberapa opsi yang bisa dipilih, mulai dari bus, kereta, hingga layanan taksi online. Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri, tergantung kebutuhan dan preferensi perjalanan.
Naik Bus DAMRI: Opsi Langsung dan Terjangkau
Pilihan pertama sekaligus yang paling banyak digunakan adalah bus DAMRI. Dari terminal kedatangan di Soekarno–Hatta (baik Terminal 1, 2, maupun 3), penumpang dapat menemukan loket atau mesin tiket DAMRI yang biasanya berada di area kedatangan dekat Circle K.
Tiket bus DAMRI menuju Stasiun Halim dibanderol sekitar Rp80.000 per orang. Bus ini beroperasi dengan rute khusus melalui Tol Dalam Kota dan Tol Sedyatmo, sehingga perjalanan relatif lebih cepat dan minim hambatan. Dalam kondisi lalu lintas normal, waktu tempuhnya sekitar satu jam. Bus akan berhenti tepat di depan Stasiun KCIC Halim, sehingga penumpang tidak perlu berpindah moda lagi.
Keunggulan DAMRI adalah kemudahan dan kepastian jadwal. Dengan sistem point-to-point langsung ke stasiun, penumpang bisa menghemat energi dan waktu.
Kombinasi Kereta Bandara dan LRT Jabodebek: Lebih Terintegrasi
Bagi yang ingin merasakan perjalanan dengan moda transportasi modern dan terintegrasi, opsi kereta bandara ditambah LRT Jabodebek bisa menjadi pilihan. Perjalanan dimulai dengan Skytrain gratis dari terminal menuju Stasiun KA Bandara. Dari sana, penumpang bisa naik KA Bandara Railink dengan tujuan Stasiun BNI City di Sudirman. Tarifnya sekitar Rp30.000 per orang.
Setelah tiba di BNI City, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki ke Stasiun LRT Dukuh Atas. Dari sini, penumpang bisa naik LRT Jabodebek Bekasi Line menuju Stasiun Halim. Begitu tiba, akses langsung tersedia melalui skybridge yang menghubungkan LRT dengan Stasiun KCIC Halim.
Waktu tempuh jalur ini berkisar antara satu hingga satu setengah jam, tergantung waktu perpindahan antarmoda. Meski sedikit lebih panjang dibanding bus, opsi ini menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih modern dan bebas macet.
Taksi Online dan Shuttle: Praktis untuk Perjalanan Fleksibel
Jika kenyamanan dan fleksibilitas menjadi prioritas utama, maka taksi online seperti Grab atau Gojek bisa jadi pilihan. Dengan layanan door-to-door langsung dari bandara ke Stasiun Halim, waktu tempuh rata-rata sekitar 40 hingga 60 menit. Biaya berkisar Rp100.000, namun bisa berubah sesuai kondisi lalu lintas dan waktu pemesanan.
Alternatif lain adalah taksi reguler yang tersedia di bandara. Waktu tempuhnya bisa lebih singkat, sekitar 25 menit saat lalu lintas lengang. Namun, tarifnya lebih tinggi, yaitu antara Rp230.000 hingga Rp280.000.
Selain taksi, beberapa layanan shuttle juga tersedia dengan tarif lebih terjangkau, sekitar Rp60.000-an, dengan estimasi perjalanan sekitar 30 menit. Pilihan ini bisa menjadi jalan tengah antara efisiensi biaya dan kenyamanan.
Mana Pilihan yang Paling Tepat?
Setiap moda transportasi menuju Stasiun Whoosh Halim memiliki kelebihan masing-masing. Bus DAMRI cocok bagi mereka yang mencari opsi langsung dengan harga ekonomis. Jalur kombinasi kereta dan LRT lebih pas untuk penumpang yang ingin pengalaman perjalanan modern dan terintegrasi, meski membutuhkan waktu lebih panjang. Sementara itu, taksi online, taksi reguler, atau shuttle memberikan kenyamanan lebih untuk mereka yang tidak ingin repot berpindah moda, terutama jika membawa banyak barang atau bepergian bersama keluarga.
Dengan beragam pilihan ini, perjalanan dari Bandara Soekarno–Hatta menuju Stasiun Whoosh Halim bisa disesuaikan dengan kebutuhan, waktu, dan budget masing-masing.
Penutup
Perjalanan ke Stasiun Whoosh Halim dari Bandara Soekarno–Hatta kini bukan lagi tantangan berkat hadirnya pilihan transportasi yang semakin lengkap. Mulai dari bus DAMRI yang praktis, kombinasi kereta bandara dan LRT yang modern, hingga taksi online atau shuttle yang fleksibel, semua bisa dipilih sesuai preferensi.
Baca Juga: Libur Panjang Maulid Nabi, KCIC: 17 Ribu Tiket Whoosh Sudah Dipesan
Baca Juga: 2 Stasiun LRT Terdekat Terminal Kampung Rambutan untuk Akses Mudah ke Terminal Bus
FAQ: Cara ke Stasiun Whoosh Halim dari Bandara Soekarno–Hatta
1. Apakah ada bus langsung dari Bandara Soekarno–Hatta ke Stasiun Whoosh Halim?
Ya, ada bus DAMRI yang melayani rute langsung dari Bandara Soekarno–Hatta ke Stasiun KCIC Halim. Tarifnya sekitar Rp80.000 per orang dengan waktu tempuh rata-rata 1 jam, tergantung kondisi lalu lintas.
2. Berapa ongkos taksi online dari Bandara Soekarno–Hatta ke Stasiun Halim?
Tarif taksi online seperti Grab atau Gojek berkisar sekitar Rp100.000 dengan waktu perjalanan 40–60 menit. Untuk taksi reguler bandara, biayanya lebih tinggi, yaitu sekitar Rp230.000–Rp280.000.
3. Apakah bisa naik kereta bandara untuk menuju Stasiun Halim?
Bisa. Penumpang bisa naik Skytrain ke Stasiun KA Bandara, lalu melanjutkan perjalanan dengan KA Railink ke Stasiun BNI City. Dari sana, lanjut naik LRT Jabodebek ke Stasiun Halim. Total waktu perjalanan sekitar 1–1,5 jam.
4. Mana yang lebih cepat, naik bus DAMRI atau taksi online ke Stasiun Halim?
Taksi online bisa lebih cepat jika lalu lintas lancar (sekitar 40 menit), sedangkan DAMRI biasanya menempuh waktu sekitar 1 jam. Namun DAMRI lebih hemat biaya karena tarifnya hanya Rp80.000.
5. Apakah ada layanan shuttle dari Bandara Soekarno–Hatta ke Stasiun Whoosh Halim?
Ada. Beberapa layanan shuttle menawarkan perjalanan dengan tarif sekitar Rp60.000-an, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit, tergantung kondisi jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







