Musim Kemarau Tapi Masih Turun Hujan, Waspada DBD Mengintai Jakarta

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) meski musim kemarau telah tiba.
Pasalnya, hujan yang masih kerap mengguyur menciptakan kondisi ideal bagi perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta, Dwi Oktavia Lies, mengatakan, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi gerakan 3M Plus kepada masyarakat.
Baca Juga: Jakarta Timur Darurat DBD, 524 Kasus Ditemukan hingga April 2025
Gerakan ini mencakup menguras tempat penampungan air, menutup wadah air dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
"Plusnya bisa dengan intervensi biologis, seperti menanam pohon yang bisa mengusir nyamuk atau menebar ikan di tempat penampungan air yang tidak bisa dikuras," ujarnya kepada wartawan, Senin (28/7/2025).
Tidak hanya itu, masyarakat juga diimbau menggunakan kelambu saat tidur, obat antinyamuk serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan tambahan.
Baca Juga: Soroti Penanganan DBD di Jakarta, DPRD: Fogging Baru Dilakukan Jika Sudah Ada Korban
Lies menambahkan, penggunaan larvasida juga efektif dalam menekan perkembangan jentik nyamuk sebelum menjadi dewasa.
Data Dinkes, biasanya puncak kasus DBD di Jakarta terjadi pada April hingga Mei, lalu menurun secara bertahap hingga akhir tahun.
Namun, tahun ini terjadi pelambatan penurunan kasus dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Puncak Musim DBD Diperkirakan Terjadi pada Maret hingga April, Pemprov Jakarta Diminta Lakukan Ini
"Walaupun tren kasus sudah menurun tapi turunnya tidak setajam biasanya. Ini artinya kita tidak boleh lengah," ujar Lies.
Pemprov Jakarta mengingatkan penanggulangan DBD tidak bisa hanya mengandalkan petugas, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga.
Terlebih, di tengah cuaca yang tak menentu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan untuk mencegah lonjakan kasus DBD secara tiba-tiba.
Baca Juga: Antisipasi Dengue di Musim Hujan, Langkah Bersama Cegah DBD Hadir di Kota Medan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







