UI Dapat Kado dari PAM Jaya, Bikin Kampus Makin Sehat dan Bebas Plastik

AKURAT.CO Universitas Indonesia kembali menjalin kolaborasi strategis dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya).
Bersama Center for Strategic and Global Studies (CSGS), Sekolah Kajian Stratejik dan Global UI (SKSG UI), PAM Jaya menandatangani perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) untuk kajian ketahanan layanan air minum.
Penandatanganan yang dilakukan di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, sebagai lanjutan kerja sama yang sudah dimulai sejak 2023 dan turut dihadiri Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasruddin: Kepala CSGS SKSG UI, Dr. Shobichatul Aminah; serta Direktur SKSG-SIL UI, Prof. Supriatna.
Baca Juga: Tarif Air PAM JAYA Tetap Terjangkau, Warga Tak Perlu Khawatir
Dr. Shobichatul Aminah menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan riset yang berdampak langsung pada peningkatan layanan publik, khususnya air minum.
"MoU ini menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan riset yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik, khususnya air minum yang merupakan kebutuhan dasar warga kota," jelasnya, Rabu (21/5/2025).
Senada, Arief Nasruddin menekankan pentingnya dukungan akademik dalam membangun sistem layanan air minum yang adaptif.
Baca Juga: PAM Jaya Teken Kerja Sama Penagihan Air Langsung ke Penghuni Apartemen
"Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk membangun sistem yang lebih tangguh dan adaptif terhadap dinamika kota seperti Jakarta," katanya.
Selain penandatanganan MoU, PAM Jaya juga menyerahkan bantuan water dispenser kepada SKSG-SIL UI.
Langkah ini menjadi simbol kontribusi nyata dalam mendukung kampus sehat dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Dorong Jakarta Jadi Pelopor Kota Ramah Lingkungan, PAM Jaya Andalkan Water Purifier
"Dukungan dari PAM Jaya tidak hanya bermanfaat secara simbolik, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan penyedia layanan publik," ungkap Prof. Supriatna.
Kerja sama ini mencakup penyusunan, pelaksanaan, dan pelaporan kajian ilmiah yang akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pelayanan air minum yang lebih inklusif dan tangguh di Jakarta.
Sebagai bentuk nyata komitmen lingkungan, PAM Jaya terus mendorong penggunaan air minum perpipaan dan mengurangi ketergantungan pada air kemasan sekali pakai.
Baca Juga: PAM Jaya Salurkan 300.000 Kartu Air Sehat, Pramono: Harga Lebih Murah
"Bantuan dispenser ini diharapkan mampu mendorong sivitas akademika untuk beralih ke penggunaan botol isi ulang dan mengakses air minum secara langsung," katanya.
Melalui kemitraan ini, PAM Jaya dan UI menegaskan pentingnya perubahan gaya hidup menuju konsumsi air yang lebih bijak dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






