Inovasi Jakarta: Layanan Kesehatan Keliling 'Pasukan Putih' Siap Jemput Warga Rentan

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan program layanan kesehatan inovatif bertajuk Pasukan Putih, Senin (19/5/2025).
Program ini dirancang untuk memberikan perawatan medis langsung ke rumah bagi warga lanjut usia dan mereka yang mengalami ketergantungan berat.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa Pasukan Putih hadir sebagai bentuk komitmen Pemprov dalam menjamin hak kesehatan bagi setiap warga, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas.
"Program ini kami hadirkan agar layanan kesehatan dapat diakses secara cepat dan langsung oleh warga yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Ini bentuk keberpihakan pemerintah kepada kelompok rentan," ujar Ani.
Layanan Pasukan Putih saat ini telah berjalan di beberapa kelurahan, seperti Cikoko, Pancoran, Jagakarsa, dan Cipedak.
Adapun warga yang bisa menerima layanan ini adalah mereka yang berusia 18 tahun ke atas dengan kondisi ketergantungan berat atau keterbatasan gerak.
"Tim medis kami akan datang langsung ke rumah warga, memberikan pemeriksaan dan tindakan medis sesuai kebutuhan. Ini solusi nyata untuk perawatan berbasis komunitas," tambahnya.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru: 60 Persen Koperasi Merah Putih di Sumsel Sudah Berjalan
Ani menegaskan bahwa Pasukan Putih merupakan salah satu program prioritas Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam membangun layanan kesehatan yang inklusif dan responsif.
“Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan kemanusiaan. Kami ingin memastikan tak ada warga Jakarta yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan,” tegasnya.
Program ini diharapkan dapat menjadi model nasional dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas, terutama bagi kelompok lansia dan warga yang menghadapi keterbatasan fisik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang









