Pembenahan Pengelolaan Parkir di Jakarta Sangat Mendesak

AKURAT.CO Panitia Khusus Perparkiran DPRD Jakarta mendorong pemerintah provinsi segera melakukan pembenahan dalam pengelolaan parkir.
Ketua Pansus Perparkiran DPRD Jakarta, Jupiter, meminta Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan Jakarta, Badan Pendapatan Daerah Jakarta, serta Badan Pengelolaan Aset Daerah Jakarta menyiapkan data lengkap terkait sistem parkir.
"Data perusahaan operator parkir dan data parkir on street yang ter-update sangat diperlukan untuk mendalami dan mengintervensi pengelolaan parkir di Jakarta," katanya di Gedung DPRD Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Menurut Jupiter, pembenahan tersebut bertujuan untuk memastikan pelayanan parkir yang lebih baik bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemprov DKI dan PSSI Bersinergi Benahi Infrastruktur Transportasi dan Lahan Parkir JIS
Anggota Pansus Perparkiran DPRD Jakarta, M. Taufik Zoelkifli, juga mendorong agar sistem Terminal Parkir Elektronik (TPE) yang tersebar di sejumlah titik dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Saat ini, banyak terminal parkir elektronik yang rusak akibat kurangnya pengawasan.
Dampaknya, pendapatan parkir dari TPE yang semula mencapai Rp18 miliar kini hanya tercatat Rp8,9 miliar.
"Lebih dari 50 persen TPE rusak. Hal ini menyebabkan pengguna parkir tidak bisa membayar secara elektronik, yang berujung pada parkir liar," jelas Taufik.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Serius Tertibkan Parkir Liar di Tanah Abang, Pramono Anung: Pergub Sudah Ada
Kepala Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan Jakarta, Adji Kusambarto, menambahkan, pihaknya butuh dukungan APBD untuk pengembangan TPE versi lokal dan peningkatan fasilitas-fasilitas parkir lainnya. Seperti sistem off street serta park and ride.
Menurut Adji, rendahnya pendapatan menjadi hambatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan parkir di Jakarta.
"Saat ini, kami menghadapi penurunan pendapatan yang menyebabkan beberapa peningkatan pelayanan tidak dapat dilaksanakan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







