DPRD Jakarta Desak Disdik Cabut KJP Siswa Pelaku Tawuran

AKURAT.CO DPRD Provinsi Jakarta mendesak Dinas Pendidikan memberikan sanksi tegas kepada siswa pelaku tawuran yang kerap meresahkan masyarakat.
Tak jarang, tawuran antarpelajar yang terjadi di Jakarta memakan korban jiwa, sehingga diperlukan tindakan preventif yang lebih serius.
Anggota Komisi E DPRD Jakarta, Elva Farhi Qolbina, mengatakan, sudah saatnya Pemprov Jakarta bertindak tegas terhadap pelajar yang menjadi pelaku tawuran.
Salah satu langkah yang diusulkan adalah pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa yang terlibat tawuran secara langsung, baik sebagai pelaku utama maupun mereka yang mendokumentasikan dan menyebarluaskan aksi tawuran tersebut.
"KJP seharusnya diberikan kepada mereka yang ingin belajar dan berprestasi, bukan untuk mereka yang merusak ketertiban umum," ujar Elva, kepada wartawan, Jumat (14/3/2025).
Baca Juga: Cegah Tawuran Remaja Saat Ramadan di Jakarta dengan Kegiatan Kerohanian
DPRD juga mendorong Disdik agar menggencarkan penguatan pembinaan karakter di sekolah, serta pengawasan ketat terhadap aktivitas siswa perlu diterapkan untuk mencegah terjadinya tawuran.
"Pengawasan yang lebih intensif dari pihak sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan, terlebih saat bulan Ramadan," kata Elva.
Lebih lanjut, menurutnya, peran orang tua juga dibutuhkan dalam mengawasi kegiatan anak-anak mereka agar terhindar dari aksi tawuran.
"Orang tua diharapkan dapat memastikan anak-anak mereka terlibat dalam kegiatan positif yang bermanfaat," ucapnya.
Selain itu, Elva mengusulkan agar Pemprov Jakarta segera membuat hotline darurat yang bisa digunakan masyarakat untuk melapor jika ada potensi akan terjadi tawuran.
"Respons cepat sangat penting agar tawuran tidak semakin meluas dan memakan korban," tuturnya.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Gandeng TikTok Redam Penyebaran Konten Tawuran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






