Inkonsistensi Kebijakan Banjir Jakarta, Banyak Gimik Politis

AKURAT.CO Banjir yang melanda Jakarta pada Selasa hingga Kamis kemarin terus menjadi sorotan sampai saat ini.
Intensitas hujan yang mencapai 360 mm, jauh di atas daya tampung Jakarta yang hanya 155 mm, disebut sebagai penyebab utama.
Namun, pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai, persoalan banjir di Jakarta lebih dari sekadar curah hujan ekstrem.
"Masalahnya ada pada inkonsistensi kebijakan. Gubernur berganti-ganti tapi kebijakan penanganan banjir tidak berlanjut," katanya saat dihubungi Akurat.co, Jumat (31/1/2025).
Baca Juga: Jakarta Masuk Puncak Musim Hujan, Waspadai Banjir dan Angin Kencang
Menurut Trubus, banjir di Jakarta sebenarnya bisa dikendalikan jika ada konsistensi dalam kebijakan.
Ia mencontohkan program normalisasi sungai yang sempat dijalankan di era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), termasuk relokasi warga di bantaran sungai.
Namun program ini tidak diteruskan oleh pemimpin berikutnya.
"Sumur resapan juga sama, tidak dilanjutkan lagi. Banjir di Jakarta itu banyak gimiknya, penanganannya lebih politis," katanya.
Baca Juga: 54 Wilayah RT dan 23 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Lebih lanjut, menurut Trubus, meski banjir tidak bisa sepenuhnya dihilangkan tetapi dapat dikendalikan dengan kebijakan yang terarah dan berkelanjutan.
"Tanpa langkah konkret banjir akan terus menjadi masalah tahunan yang berulang di ibu kota," pungkasnya.
Sebelumnya, Penjabat Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi mengatakan bahwa Provinsi Jakarta hanya mampu menangani curah hujan berkisar 150 mm.
Di atas itu kemampuan drainase tidak bisa membendung hujan sehingga mengakibatkan banjir.
Baca Juga: Siaga Banjir, PLN Pastikan Listrik Menyala Bertahap Setelah Kondisi Aman
"Curah hujan tertinggi tercatat di Stasiun Pengamatan Hujan Kemayoran mencapai 368 milimeter, sementara yang terendah 264 milimeter di Cengkareng. Ini lebih tinggi dari tahun 2020, yang saat itu banjirnya sangat parah," jelasnya pada Rabu (29/1/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








