Jadi Wamenko Perekonomian, Dradjad Ditantang Dorong Investasi

AKURAT.CO Pengangkatan Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 1 Oktober 2026 membawa tantangan besar di tengah ambisi pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.
Alih-alih menambah program baru, ekonom PermataBank, Josua Pardede menilai, pekerjaan yang lebih mendesak adalah memperkuat koordinasi kebijakan dan memastikan program ekonomi yang sudah berjalan dapat dieksekusi lebih cepat.
Menurutnya, pasar akan mencermati sejauh mana keberadaan Dradjad dapat memberikan kepastian terhadap arah kebijakan ekonomi, terutama di tengah kebutuhan untuk mendorong investasi swasta.
"Hal pertama yang kemungkinan diperhatikan pasar bukan munculnya program baru dalam jumlah banyak, melainkan apakah kehadirannya dapat memperkuat koordinasi dan kepastian pelaksanaan kebijakan ekonomi," kata Josua.
Baca Juga: Ekonom Ungkap PR Dradjad Wibowo Sebagai Wamenko Perekonomian
Menurut Josua, dunia usaha saat ini membutuhkan kejelasan mengenai arah investasi, perdagangan, pangan, industri, pembiayaan UMKM, hingga sinkronisasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.
Seperti yang diketahui, Dradjad memiliki pengalaman yang bersinggungan dengan sejumlah sektor tersebut. Ia sebelumnya dikenal sebagai ekonom INDEF, pernah menjadi anggota Komisi XI DPR, memiliki latar belakang ekonomi pertanian, serta tercatat sebagai Komisaris Utama PNM sebelum diangkat menjadi Wamenko Perekonomian.
Namun, menurut Josua, latar belakang tersebut bukan menjadi ukuran utama. Pasar akan melihat hasil kebijakan yang dihasilkan setelah Dradjad menjalankan tugasnya.
"Ukuran akhirnya tetap harus berupa hasil kebijakan, bukan profil pejabatnya," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah










