Produksi Turun 12 Persen, Harga Beras Naik di Semua Level

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras nasional pada September-November 2026 mencapai 7,06 juta ton. Namun, produksi tersebut diproyeksikan turun hampir 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di tengah proyeksi penurunan produksi tersebut, harga beras justru tercatat meningkat di seluruh rantai perdagangan pada September 2026. Pada saat yang sama, Nilai Tukar Petani (NTP) nasional juga mengalami penguatan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, potensi produksi beras pada September-November 2026 berasal dari perkiraan produksi padi sebesar 12,24 juta ton gabah kering giling (GKG).
Baca Juga: Didorong Volatile Food, Inflasi September 2026 Naik Jadi 0,30 Persen Secara Bulanan
"Potensi produksi beras September sampai November 2026 diperkirakan sebesar 7,06 juta ton," kata Ateng dikutip dari YouTube BPS, Kamis (1/10/2026).
BPS mencatat potensi luas panen padi pada periode tersebut mencapai 2,23 juta hektare. Angka itu turun 12,97% dibandingkan September-November 2025.
Penurunan luas panen tersebut turut menekan potensi produksi padi. BPS memperkirakan produksi padi September-November 2026 turun 11,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dengan demikian, produksi beras pada periode tersebut diperkirakan turun 11,95% secara tahunan.
Proyeksi penurunan produksi juga terlihat dari realisasi panen pada Agustus 2026. Luas panen padi pada bulan tersebut tercatat 1,08 juta hektare, turun 2,83% dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 1,11 juta hektare.
Produksi padi pada Agustus 2026 juga turun 2,94% menjadi 5,46 juta ton GKG dari sebelumnya 5,63 juta ton GKG pada Agustus 2025.
Sementara itu, produksi beras pada Agustus 2026 mencapai 3,15 juta ton, turun 2,90% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









