Ekonomi Eropa Tertekan Imbas Perang Iran, Risiko Resesi Menguat

AKURAT.CO Ekonomi Eropa mulai merasakan dampak nyata dari konflik Iran yang dipicu kebijakan militer Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Tekanan tersebut terlihat dari melambatnya pertumbuhan hingga meningkatnya inflasi di berbagai negara kawasan.
Dikutip dari laman The Straits Times, sejumlah negara Eropa bahkan mulai menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya seiring meningkatnya ketidakpastian global.
Pada saat yang sama, tekanan harga energi mendorong inflasi kembali naik, memperburuk kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Data dan analisis terbaru menunjukkan bahwa kawasan Eropa menghadapi kombinasi pertumbuhan yang melemah dan inflasi tinggi, kondisi yang kerap disebut sebagai stagflasi.
Bank Sentral Eropa (ECB) bahkan telah menunda rencana penurunan suku bunga dan merevisi naik proyeksi inflasi tahun 2026.
Inflasi di Uni Eropa diperkirakan berada di kisaran 2,6% hingga 4,4%, tergantung pada durasi konflik.
Kondisi ini tidak lepas dari lonjakan harga energi global akibat terganggunya pasokan minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah.
Diketahui, harga minyak dunia bahkan sempat menembus di atas USD100 per barel, memicu tekanan luas pada sektor industri dan konsumsi.
Sejumlah negara seperti Jerman, Inggris, dan Italia disebut berada pada risiko tinggi mengalami resesi teknis jika konflik berkepanjangan.
Baca Juga: Di Depan Parlemen, PM Spanyol Pedro Sanchez Semakin Keras Kritik AS: Perang Iran Itu Tragedi!
Sedangkan industri padat energi menjadi sektor yang paling terdampak, dengan kenaikan biaya produksi yang signifikan.
Situasi ini mengingatkan pada krisis energi global sebelumnya, termasuk saat pandemi COVID-19 dan konflik Rusia-Ukraina, yang juga memicu lonjakan harga energi dan inflasi tinggi.
Jika tidak segera mereda, perang Iran berpotensi memperdalam tekanan ekonomi global, dengan Eropa menjadi salah satu wilayah yang paling rentan terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









