Prabowo Tegaskan Pemberantasan Kebocoran Anggaran Demi Ekonomi Merata

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas kebocoran anggaran dan meningkatkan efisiensi penggunaan APBN.
Dalam Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025), ia menyebut bahwa pengelolaan keuangan negara yang bersih adalah syarat mutlak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada rakyat.
Prabowo menekankan, kebocoran anggaran tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga menghambat pemerataan pembangunan.
Baca Juga: Prabowo Singgung Sengketa Blok Ambalat: Inggris-Belanda Bikin Garis Seenak Jidat, Kita yang Repot
“Setiap rupiah yang hilang berarti hilangnya kesempatan membangun sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur bagi rakyat,” ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memperkuat pengawasan internal dan eksternal melalui koordinasi dengan BPK, KPK, dan aparat penegak hukum. Penggunaan teknologi digital, termasuk big data analytics, menjadi senjata utama untuk mendeteksi penyimpangan sejak dini.
Selain itu, pemerintah berkomitmen mengalihkan anggaran yang selama ini bocor untuk pembiayaan program prioritas, seperti infrastruktur dasar, subsidi pangan, dan pembiayaan UMKM. Prabowo menyebut bahwa efisiensi belanja negara akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah.
Baca Juga: Dua Jempol Jokowi untuk Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI
Langkah pemberantasan kebocoran juga diiringi dengan reformasi birokrasi. Proses penganggaran dan penyaluran dana dilakukan secara transparan dengan sistem online untuk meminimalisir interaksi langsung yang rawan korupsi.
Presiden optimistis, dengan tata kelola keuangan negara yang lebih efisien dan bebas kebocoran, perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dan merata. Ia menegaskan bahwa rakyat harus menjadi penerima manfaat terbesar dari setiap kebijakan anggaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








