Diskon Tiket Transportasi Dorong Deflasi Jasa Angkutan Juli 2025

AKURAT.CO Stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah pada triwulan II-2025 mulai menunjukkan dampaknya. Salah satu indikatornya adalah deflasi yang terjadi pada subkelompok jasa angkutan penumpang.
Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa sektor jasa angkutan penumpang mencatat deflasi sebesar 2,06% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 1,73% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli 2025.
“Dampak stimulus ekonomi yang terpotret dari angka inflasi subkelompok jasa angkutan penumpang di bulan Juli ini adalah akibat adanya diskon tarif transportasi,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Baca Juga: Hitungan Kemiskinan Versi BPS dan Bank Dunia, Cek Standar Indonesia Sekarang!
Diskon tarif tersebut meliputi insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 6% untuk tiket pesawat kelas ekonomi, diskon 30% untuk tiket kereta api, serta diskon 50% untuk angkutan laut.
"Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali," tegasnya.
Selain jasa angkutan, tarif jalan tol juga tercatat mengalami deflasi sebesar 1,30% secara bulanan. Menurut Pudji, penurunan harga ini turut berkontribusi pada pengendalian laju inflasi nasional.
Baca Juga: Celios Desak Reformasi Data Kemiskinan, Kritik Metode BPS yang Sudah Usang
Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp940 miliar untuk program diskon transportasi dari total stimulus ekonomi triwulan II-2025 yang mencapai Rp24,4 triliun. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemulihan ekonomi dan stabilisasi harga menjelang kuartal akhir tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









