AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan sikap tegas dalam menghadapi tantangan global.
Saat menghadiri panen raya di Majalengka, Jawa Barat, Senin lalu, Prabowo menanggapi isu perang dagang yang kembali mencuat, terutama setelah Amerika Serikat memberlakukan tarif resiprokal terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Dalam pidatonya yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia akan merespons kebijakan tarif dari AS dengan pendekatan diplomatik yang elegan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengirim utusan khusus untuk melakukan perundingan dengan pihak Amerika, demi mencapai kesepakatan yang adil dan setara.
"Kita ingin hubungan yang baik dengan semua negara, termasuk Amerika. Tapi hubungan itu harus setara, harus adil. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar Prabowo, dikutip dari Kanal Youtube, Senin (7/4/2025).
Kebijakan tarif resiprokal dari AS dianggap sebagai upaya negara tersebut untuk melindungi industrinya sendiri. Prabowo memahami langkah itu sebagai bagian dari strategi nasional Amerika, namun ia juga menegaskan bahwa Indonesia punya hak dan kepentingan yang harus diperjuangkan.
"Kita juga akan ambil langkah-langkah yang mendahulukan kepentingan rakyat Indonesia. Kalau kita bisa berdialog dan menemui alasan yang logis, kita hormati. Tapi yang utama, kepentingan rakyat harus nomor satu," tegasnya.
Dalam daftar yang dirilis, Indonesia menempati posisi ke-8 dari total sekitar 60 negara yang dikenai kenaikan tarif oleh Amerika Serikat. Produk Indonesia yang masuk ke pasar AS dikenai tarif hingga 32% angka yang cukup signifikan dan berpotensi memengaruhi neraca perdagangan kedua negara.
Menyikapi hal itu, Prabowo mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak panik. Ia justru mengajak semua pihak untuk menjadikan situasi ini sebagai pelecut semangat agar Indonesia semakin mandiri dan kuat dalam berbagai sektor, khususnya industri dan perdagangan.
"Pemimpin Amerika memikirkan rakyat mereka. Wajar. Kita juga begitu, kita juga memikirkan rakyat kita. Tidak perlu kecewa, kita hadapi ini dengan kepala tegak dan percaya pada kemampuan kita sendiri," ujarnya.
Presiden juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis. Menurutnya, meskipun tantangan global saat ini tidak mudah, Indonesia memiliki sumber daya, semangat gotong royong, dan keuletan untuk bangkit dan berkembang.
"Kalau pun ada saat-saat sulit, kita hadapi bersama. Mungkin ada saat kita jatuh, tapi kita akan bangkit dengan lebih kuat. Itu karakter bangsa Indonesia," kata Prabowo.
Prabowo juga menambahkan bahwa situasi geopolitik global memang sedang dinamis. Namun, selama Indonesia tetap menjunjung tinggi kedaulatan dan menjalin kerja sama berdasarkan prinsip keadilan, masa depan bangsa akan tetap cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










