AKURAT.CO Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa dampak efisiensi anggaran pemerintah tidak seburuk yang dikhawatirkan oleh publik.
Meski diakui Luhut isunya menjadi lebar kesana-sini, namun menurutnya pemerintah saat ini sedang memperbaikinya secara bertahap.
"Yaitu mungkin ada kita kurang, tapi sekarang sudah kita perbaikin bertahap semua. Saya kira tidak akan terjadi seperti yang ditakutkan banyak orang," tegasnya ketika ditemui di Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Baca Juga: Imbas Efisiensi Anggaran, 100.000 PNS Vietnam Nganggur
Luhut menambahkan, terkait program makan bergizi gratis atau MBG, memang diakuinya belum terlalu bagus penyerapannya.
Akan tetapi ia meyakini masalah itu bisa diatasi. Apalagi program ini baru pertama kali dijalankan oleh pemerintah.
"Tadi kita terpikir sekarang langsung ke sekolah-sekolah daerah itu sehingga juga lebih cepat," imbuhnya.
Luhut juga menekankan diperlukan adanya audit dan tolak ukur agar seluruh proses implementasi program makan bergizi gratis bisa terkontrol.
"Tapi tentu harus kita audit. Measurement nya harus ada. Sehingga dengan begitu bisa kita kontrol prosesnya," tukas Luhut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










