Jaga Daya Beli, Pemerintah Belanja Pajak (PPN) Rp265,6 Triliun di 2025
Demi Ermansyah | 16 Desember 2024, 16:27 WIB

AKURAT.CO Dalam rangka menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi, pemerintah kembali menggelontorkan insentif, atau dikenal sebagai belanja pajak, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp265,6 triliun pada 2025.
Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwasanya program ini akan memberikan dampak langsung pada berbagai sektor, dari bahan pokok hingga jasa strategis, seiring dengan kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen.
"Kalau kita lihat, anggaran ini meningkat signifikan dibandingkan dua hingga lima tahun terakhir. Program pemerintah ini dinikmati oleh semua lapisan masyarakat," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (16/12/2024).
Lebih lanjut, Srimul (panggilan akrab) pembebasan PPN ini di antaranya untuk bahan makanan yang menjadi salah satu fokus. Pemerintah akan menanggung PPN senilai Rp77,1 triliun untuk kebutuhan pokok seperti beras, jagung, kedelai, gula, susu segar, unggas, hingga hasil laut.
Dengan rincian, nilai pembebasan untuk bahan pokok mencapai Rp50,5 triliun, sementara hasil perikanan dan kelautan mendapat Rp 26,6 triliun.
Tak hanya itu, sektor listrik dan air bersih juga bebas PPN. "Untuk listrik di bawah 6.600 VA, pemerintah membebaskan PPN senilai Rp 12,1 triliun. Sedangkan air bersih sebesar Rp 2 triliun," ungkap Sri Mulyani.
Sedangkan untuk sektor pendidikan dan kesehatan, lanjutnya, akan tetap bebas PPN dengan alokasi masing-masing Rp26 triliun dan Rp4,3 triliun. Bahkan, semua jenis sekolah, dari yang gratis hingga mahal, tidak dikenakan pajak.
Menurut Sri Mulyani, langkah ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah perubahan tarif PPN. "Kebijakan ini tidak hanya melindungi kebutuhan dasar, tetapi juga memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berjalan stabil," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








