Visi Indonesia Emas 2045 Bidik RI Jadi Negara Ekonomi Terbesar ke-5 di Dunia

AKURAT.CO Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, mengungkapkan visi dan strategi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dalam rapat kerja dengan DPD hari ini.
Menurut Suharso, perencanaan pembangunan nasional akan menjadi pedoman utama dalam mencapai sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. "Pembangunan nasional merupakan pedoman bagi seluruh pelaku pembangunan, baik pemerintah maupun non-pemerintah, sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing," ujar Suharso di sela raker dengan DPD di Senayan, Senin (1/7/2024).
Kemudian, ia menjelaskan bahwa pemerintah akan fokus pada penyusunan rencana pembangunan jangka panjang dan menengah, termasuk penyusunan rencana induk strategi nasional dan peta jalan yang akan memandu implementasi pembangunan. Suharso menekankan pentingnya keterpaduan antara rencana pembangunan jangka panjang daerah dan nasional.
"Penting untuk memastikan bahwa materi muatan rencana pembangunan dapat terintegrasi dan selaras agar pencapaian sasaran pembangunan nasional dapat lebih efektif," tambahnya.
Baca Juga: Soal Visi Indonesia Emas 2045, KemenkopUKM: Perlu 3 Perubahan Struktural
Selain itu, ia juga menggarisbawahi perbedaan mendasar dalam konsep pengaturan RUU RPJP Nasional 2020-2045 dibandingkan undang-undang sebelumnya. Menurutnya, pengaturan kali ini bersifat lintas sektor dan lintas bidang kebijakan, yang akan mempermudah pelaksanaan pembangunan secara online dan optimal.
"Visi Indonesia Emas 2045 menargetkan Indonesia menjadi negara dengan PDB kelima terbesar di dunia, dengan PDB per kapita sebesar USD30.300 dan pengurangan kemiskinan," jelasnya.
Suharso juga membahas sasaran-sasaran penting yang harus dicapai pada tahun 2045, termasuk penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 93,5%. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi akan menjadi kunci untuk mencapai target-target tersebut, seperti peningkatan pendapatan per kapita dan pengurangan kemiskinan.
"Kita harus meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mencapai target pendapatan per kapita setara negara maju dan mengurangi ketimpangan sosial," ujar Suharso.
Sementara itu juga menyoroti pentingnya peran Indonesia dalam dunia internasional dan bagaimana peningkatan kepemimpinan global serta pengaruh budaya akan mendukung posisi Indonesia dalam 15 besar dunia pada tahun 2045. "Ini adalah tantangan besar, namun dengan strategi yang tepat dan pelaksanaan yang terkoordinasi, kita yakin Indonesia akan mencapai visi Emas 2045," tukasnya.
Dengan visi dan strategi yang jelas, pemerintah berharap dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih sejahtera, maju, dan berdaulat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








