Perbaikan Birokrasi, DJBC Singgung Peran Konsumen di Era Self Assessment

AKURAT.CO Dalam upaya memperbaiki sistem birokrasi perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berjanji untuk mengatasi bottleneck yang terjadi.
Namun, dengan berulangnya kasus seperti yang baru-baru ini terjadi di DHL, pertanyaan pun muncul mengenai di mana sebenarnya titik penyumbatan dalam proses perbaikan birkorasi tersebut.
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai dari Kementerian Keuangan, Nirwala Dwi Heryanto, memberikan tanggapannya terkait perubahan sistem.
Menurutnya, informasi tentang perbaikan sistem seharusnya disampaikan lebih awal oleh penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik.
Selain itu, ia menekankan bahwa transparansi dalam sistem sangat penting, terutama bagi konsumen yang melakukan pembelian online dari luar negeri, seperti yang dilakukan oleh Perusahaan Jasa Titipan (PJT).
"Harusnya kan, memang kalau PPMSE penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik jelas ya, yang beli online karena kan dia representasi dari penjualnya di luar negeri. Tapi kalau PJT itu kan hanya kurir dan pembeli harusnya menginfokan lebih awal," jelasnya dikutip Senin (29/4/2024).
Dalam konteks ini, ia menekankan transformasi dari official assessment menjadi self-assessment juga menjadi tantangan sendiri. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kebenaran informasi yang diberikan oleh pembeli atau konsumen.
Dengan tantangan ini, Bea Cukai diharapkan dapat menemukan solusi yang efektif untuk memperbaiki sistem birokrasi perdagangan, sehingga kasus-kasus seperti DHL dapat diminimalisir di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









