Persyaratan Dinilai Terlalu Tinggi, Warganet Debat Soal IPK 3,5 Loker KAI

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI tengah menjadi sorotan publik setelah mengumumkan pembukaan lowongan kerja untuk posisi Management Trainee tingkat S1. Periode pendaftaran dibuka mulai 17 hingga 22 April 2024.
Kualifikasi yang ditetapkan oleh PT KAI menjadi perdebatan hangat di kalangan warganet. Persyaratan yang dianggap cukup tinggi, seperti IPK minimal 3,5, akreditasi jurusan harus A/unggul, dan sertifikat tes bahasa Inggris yang tinggi, menjadi sorotan utama.
Informasi mengenai rekrutmen tersebut disampaikan melalui akun resmi PT KAI di Instagram, @keretaapikita, yang dikutip oleh VIVA pada Kamis, 18 April 2024.
Baca Juga: KAI Buka Loker, Cek Persyaratan Lengkap dan Tata Cara Melamar Di Sini
Hal ini membuat sejumlah netizen angkat bicara dalam kolom komentar, dengan beberapa di antaranya menyoroti kesulitan dan ketatnya persyaratan yang mungkin menghambat banyak pelamar.
Sejumlah netizen berdebat dalam kolom komentar lowongan kerja tersebut. Ada yang menyinggung bahwa syarat kerja yang menyebabkan yang berat dan dapat melamar di perusahaan luar.
"Sekelas KAI aia masih membatasi pake Akreditas, TOEFL. IPK 3.5 ga sekalian bisa kendaliin air api tanah dan udara min?," tulis r#m#dh#...., di kutip dari kolom komentar @leretaapikita, pada Jumat (19/4/2024).
"Orang kalau dengan syarat segitu mah udah bisa nego gaji sm company luar," ucap r#r#_....
Kontroversi seputar syarat rekrutmen ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan mengenai standar yang diterapkan oleh perusahaan dalam proses penerimaan karyawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








