AKURAT.CO Fitch Ratings, lembaga pemeringkat terkemuka, telah mengumumkan keputusannya untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada posisi BBB dengan outlook stabil.
Keputusan yang diumumkan pada tanggal 15 Maret 2024 ini menegaskan keyakinan Fitch terhadap kinerja ekonomi Indonesia yang stabil dan prospek pertumbuhan yang tetap tinggi. Asal tahu, peringkat BBB hingga AAA masuk dalam kategori investment grade Fitch, sementara peringkat BB hingga D masuk kategori speculative grade.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro mengatakan bertahannya Indonesia dalam peringkat kredit ini dipandang sebagai hasil dari pencapaian Indonesia dalam konsolidasi fiskal yang cepat, didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang solid, kebijakan yang terkalibrasi dengan baik, serta stabilitas ekonomi dan kondisi eksternal yang stabil pasca pemulihan dari pandemi.
Baca Juga: Pertamina Pertahankan Peringkat Investment Grade dari Fitch
"Fitch Ratings mengonfirmasi peringkat kredit Indonesia pada posisi BBB dengan outlook stabil merupakan kabar yang membanggakan. Keputusan ini memperkuat komitmen pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Deni Surjantoro dalam keterangan tertulis, Selasa (19/3/2024).
Fitch menyoroti prospek pertumbuhan positif Indonesia dalam jangka menengah, didukung oleh stabilitas ekonomi dan rasio utang pemerintah yang relatif rendah terhadap PDB. Namun, tantangan masih ada, terutama dalam meningkatkan pendapatan negara dan indikator struktural yang masih relatif lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara peers 'BBB'.
Fitch juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi yang solid bagi Indonesia, didorong oleh investasi domestik yang kuat dan konsumsi dalam negeri yang stabil. Proyeksi ini memberikan optimisme bahwa pendapatan pemerintah berpotensi meningkat seiring waktu.
Keputusan untuk mempertahankan outlook stabil mencerminkan keyakinan Fitch bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas makroekonomi dalam jangka pendek, dengan demikian menjaga prospek ke depan yang stabil.
Selain itu, afirmasi penilaian dari Fitch juga mengindikasikan bahwa stabilitas politik dan kebijakan di Indonesia tetap terjaga dengan baik, terutama menjelang masa pemilihan umum.
Menurut Deni, pemerintah tetap berkomitmen untuk mengatasi risiko global dan menerapkan kebijakan fiskal yang sehat dan berkelanjutan. Langkah-langkah ini diambil dengan tujuan untuk melindungi daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, dan mempertahankan momentum pemulihan ekonomi yang telah dicapai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










