Indonesia Siap Pasok Kebutuhan Baterai Kendaraan Listrik Di AS

AKURAT.CO Momentum keketuaan Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di tahun 2023 dimanfaatkan Indonesia dengan pelaksanaan rangkaian pertemuan bilateral dengan Kepala Negara mitra ASEAN. Salah satunya pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) Kamala Harris di sela-sela KTT ASEAN di Jakarta Convention Center, Rabu (6/9/2023).
Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama ekonomi kedua negara dalam kerangka kemitraan strategis. Dalam pertemuan tersebut Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan sejumlah menteri lainnya.
Mengawali pertemuan, Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah kebakaran di Maui Hawaii Amerika Serikat. Presiden Joko Widodo juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kesediaan Wapres Kamala Harris untuk hadir di KTT ASEAN yang juga merupakan kunjungan pertamanya di Indonesia selama beliau menjabat.
Wapres Kamala Harris menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra penting bagi AS karena telah memiliki hubungan diplomatik yang panjang serta telah memasuki usia diplomatik 73 tahun. Indonesia juga turut membantu dalam menciptakan kemakmuran dan keamanan bagi AS dan negara-negara di kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
“Saya mengapresiasi seluruh kerja keras Indonesia untuk suksesnya penyelenggaraan KTT ASEAN dan perannya sebagai ASEAN Chairmanship,” puji Wapres Kamala Harris mengawali sambutan.
Sejumlah topik ekonomi turut dibahas pada pertemuan, antar lain terkait Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) dan mineral kritis. “IPEF harus dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota-anggotanya, khususnya dari kerja sama rantai pasok yang telah disepakati dalam Pertemuan Tingkat Menteri IPEF di Detroit, AS bulan Mei 2023 lalu,” tegas Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi juga menambahkan, Indonesia siap menjadi bagian dari rantai pasok global untuk AS termasuk bermintra dengan AS untuk produk semi konduktor.
Menanggapi kebijakan Inflation Reduction Act (IRA), Presiden Joko Widodo sampaikan harapannya agar kebijakan IRA dapat memfasilitasi peluang untuk berkolaborasi dengan seluruh pihak khususnya bagi negara mitra IPEF guna memanfaatkan subisidi hijau IRA untuk mineral kritis.
“Indonesia merupakan produsen dan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia dengan cadangan nikel mencapai 21 juta metrik ton sehingga Indonesia dapat menjadi pemasok kebutuhan baterai untuk kendaraan listrik di AS. Indonesia mengajak AS untuk membahas pembentukan Critical Mineral Agreement (CMA),” ungkapnya.
Pernyataan tersebut dapat meyakinkan AS atas potensi kerja sama ekonomi yang besar bagi kedua negara sekaligus mengundang sejumlah investor asing AS untuk menggarap sektor nikel di Indonesia.
Pertemuan bilateral juga membahas isu-isu lainnya seperti Just Energy Transition Partnership (JETP). Indonesia sampaikan harapan agar AS dapat memenuhi komitmen dalam berinvestasi senilai US$20 miliar, yang akan memobilisasi pendanaan publik dan swasta dalam jumlah besar untuk mendukung transisi energi Indonesia dan pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan iklim.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









