Rahasia Jaga Kesehatan Mental Menurut Ustaz Zacky Mirza

AKURAT.CO Kesehatan mental menjadi aspek penting yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Dalam Islam, kesehatan tidak hanya mencakup tubuh atau fisik, tetapi juga jiwa atau rohani. Sebagaimana disampaikan oleh Ustad Zacky Mirza mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara fisik dan jiwa untuk mencapai kesehatan mental yang optimal.
Baca Juga: Cak Imin Tinjau Dampak Judi Online pada Pasien Kesehatan Mental di RSCM
Menurut paparan Ustaz Zacky, manusia diciptakan dari dua unsur, yakni tanah dan ruh. Tanah menggambarkan tubuh atau jasad, sementara ruh menggambarkan jiwa yang lebih condong pada kebaikan dan spiritualitas.
"Kesehatan mental kita sangat dipengaruhi oleh bagaimana kita menyeimbangkan kedua unsur ini," ujarnya, dikutip pada Senin (2/12/2024)
Ruh cenderung mengarah pada kebaikan, sementara tubuh sering kali dihadapkan pada godaan hawa nafsu dan amarah yang dapat merusak keseimbangan mental seseorang.
Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Qur'an, yakni pada surat Asy-Syams (ayat 7-10), dengan jelas menerangkan tentang pentingnya menyucikan jiwa untuk menjaga kesehatan mental. Ayat tersebut berbunyi:
وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا، فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا، قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا، وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا.
"Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, lalu Dia mengilhamkan kepadanya jalan kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya." (QS. Asy-Syams: 7-10).
Ayat ini mengingatkan sekaligus memberi pemahaman kepada kita bahwa setiap individu diberi kecenderungan untuk berbuat baik atau buruk.
Pilihan untuk mengikuti kecenderungan baik akan membawa pada kebahagiaan dan kesuksesan, sementara mengikuti kecenderungan buruk akan menjerumuskan seseorang pada kehancuran.
"Kesehatan mental kita sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola kedua kecenderungan ini," jelas Ustaz Zacky.
Lebih lanjut, Ustaz Zacky menjelaskan bahwa sejak lahir, setiap individu sudah diperkenalkan dengan Allah melalui kumandang azan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri.
"Azan ini menjadi pengingat awal kita bahwa hidup ini diatur oleh Tuhan," tambahnya.
Dalam setiap tahapan hidup, mulai dari azan hingga saat-saat akhir, kesadaran spiritual berperan penting dalam menjaga kesehatan mental.
Islam juga memberikan pedoman praktis untuk mengelola emosi demi kesehatan mental, salah satunya dengan cara yang diajarkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
Beliau bersabda, "Orang yang kehilangan akal pasti akan marah, dan marah dapat menghilangkan akal sehat."
Baca Juga: Ustaz Zacky Mirza Umumkan Kecelakaan Mobil di Hutan, Dalam Perjalanan Dakwah
Nabi memberikan petunjuk untuk mengatasi ketika rasa marah mulai menggerogoti diri, yaitu dengan duduk apabila sedang berdiri, jika masih tak cukup dilanjut dengan berbaring, dan jika amarah masih menguasai diupayakan dengan berwudu dan menunaikan salat. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi mental sangat dipengaruhi oleh faktor spiritual dan fisik.
"Kesehatan mental dalam Islam bukan hanya tentang menghindari stres atau tekanan, tetapi tentang menjaga keseimbangan antara tubuh, jiwa, dan spiritualitas," kata Ustaz Zacky.
Dengan mengikuti ajaran dalam Al-Qur'an dan Hadis, serta menjaga kesadaran spiritual, umat Islam dapat menciptakan kondisi mental yang sehat, kuat, dan siap menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







