4 Perkara Ini Harus Dijaga Agar Tenang Menjalani Hidup

AKURAT.CO Keistikamahan dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan dari Allah SWT, menjadi suatu hal yang masih sulit untuk dilakukan oleh sebagian umat muslim.
Banyaknya pengaruh membuat sebagian umat muslim tidak bisa istikamah dalam menjalankan segala peraturan dan menjauhi larangan yang ada, entah karena pengaruh dari kurangnya pengetahuan sejak dini terkait peraturan yang ada dalam agama Islam, pengaruh dari lingkungan pertemanan, atau pun pengaruh-pengaruh lainnya yang menyebabkan seseorang sulit untuk istikamah dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan dari Allah SWT.
Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari juga dapat mempengaruhi keistikamahan seseorang, oleh sebab itu mulailah memperbaiki segala hal. Bukan hanya dari segi memperbaiki lingkungan pertemanan, tetapi juga memperbaiki kebiasaan yang sudah sering dilakukan sehari-hari, namun merupakan suatu hal yang belum tentu baik.
Untuk mengatasinya, seseorang bisa mulai dengan memperbaiki beberapa hal dalam hidupnya. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 4 hal yang harus diperbaiki dalam hidup.
Baca Juga: Hikmah Memakai Pakaian Ihram; Pembebasan Diri dari Hawa Nafsu
1. Jika sedang diuji dengan syahwat dan nafsu, maka perbaikilah salat dan puasa karena keduanya merupakan hal yang bisa membantu dalam menghindari hal tersebut.
Berkaitan dengan ini juga sudah dijelaskan dalam al-Quran tentang salat dan puasa yang bisa menyelamatkan seseorang dari perbuatan maksiat.
ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ
Artinya: Bacalah kitab (Al-Quran) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. (QS. Al-Ankabut ayat 45).
2. Merasa tidak tenang dan keras hati, maka perbaikilah hubungan dengan orang tua. Memuliakan orang tua adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh seorang anak, memuliakan orang tua juga sudah termaktub dalam al-Quran.
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمً
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antar keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. (QS. Al-Isra ayat 23).
3. Jika merasa tertekan dan hidup dalam kesempitan, maka perbaikilah hubungan dengan al-Quran, caranya adalah dengan rajin membaca al-Quran setidaknya satu ayat atau lebih dalam sehari.
4. Ketika merasa kurang teguh dengan kebenaran dan senantiasa gelisah, maka perhatikanlah bagaimana penerimaan terhadap nasehat yang diberikan. Menerima nasehat menjadi salah satu cara untuk memperbaiki diri dari segala hal.
Dalam al-Quran ada banyak surah yang menjelaskan tentang nasehat orang tua kepada anaknya, salah satu surahnya adalah surah Luqman ayat 13.
“Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, di saat ia memberi pelajaran kepadanya. Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman ayat 13).
Untuk menjaga keistikamahan hidup dalam menjalani dan mensyukuri akan nikmat Allah swt. bisa dilakukan dengan mulai memperbaiki 4 perkara di atas, bukan hanya memperbaiki diri saat syahwat dan nafsu muncul, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan orang tua dan selalu membaca al-Quran menjadi cara untuk bisa tetap istikamah akan segala perintah dan larangan dari Allah SWT. Wallahu a’alam bissawab.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





