Harga Emas dan Logam Mulia Pekan Depan Diramal Fluktuatif, Harga Emas Antam Bisa Naik ke Rp2,74 Juta per Gram

AKURAT.CO Harga emas dunia dan logam mulia diperkirakan bergerak sangat fluktuatif pada perdagangan pekan depan, 12–16 Oktober 2026.
Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas dunia berpeluang melanjutkan penguatan di tengah memanasnya ketegangan geopolitik, ketidakpastian kebijakan Amerika Serikat (AS), serta aksi borong emas oleh bank sentral global.
Ibrahim memperkirakan harga emas dunia bergerak dalam rentang USD4.021 hingga USD4.340 per troy ounce sepanjang pekan depan. Sementara itu, harga logam mulia di pasar domestik berpotensi bergerak lebar pada kisaran Rp2,43 juta hingga Rp2,74 juta per gram.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian 9 Oktober 2026: Galeri 24, Antam, dan UBS, Mana Paling Murah?
"Ini cukup fluktuasinya cukup tinggi. Bisa saja terjadi bahwa harga emas dunia ini akan mengalami kenaikan dalam perdagangan minggu depan," ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Sabtu (10/10/2026).
Pada penutupan perdagangan Sabtu pagi, harga logam mulia tercatat Rp2.592.000 per gram. Ibrahim memperkirakan harga tersebut masih berpotensi terkoreksi maupun melanjutkan penguatan pada awal pekan, bergantung pada pergerakan emas dunia dan perkembangan sentimen global.
Harga Emas Dunia Berpotensi Tembus USD4.340
Secara teknikal, Ibrahim menyebut harga emas dunia ditutup di level USD4.194 per troy ounce pada perdagangan terakhir. Jika tekanan jual berlanjut, harga emas memiliki level support pertama di USD4.004 dan support berikutnya di USD4.021 per troy ounce.
Sebaliknya, apabila harga kembali menguat, level resistance pertama berada di USD4.257. Penguatan lebih lanjut berpotensi membawa harga emas dunia menuju resistance kedua di USD4.340 per troy ounce.
Dengan rentang proyeksi tersebut, pergerakan harga emas pada pekan depan diperkirakan tetap dinamis. Investor perlu mencermati perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter AS yang dapat mengubah arah pasar dalam waktu singkat.
Logam Mulia Antam Berpeluang Naik ke Rp2,74 Juta
Di pasar domestik, Ibrahim memproyeksikan harga logam mulia berpotensi bergerak pada kisaran Rp2.430.000 hingga Rp2.740.000 per gram selama pekan depan.
Pada perdagangan Senin (12/10/2026), harga logam mulia berpeluang terkoreksi Rp10.000 menjadi Rp2.582.000 per gram. Namun, jika tekanan jual mereda dan harga kembali menguat, logam mulia berpotensi naik Rp20.000 menuju Rp2.612.000 per gram.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina






