Akurat Logo

Perluas Bisnis, CASH Bidik Sewakan EDC hingga Cash Advance Merchant

Yosi Winosa | 5 Oktober 2026, 16:01 WIB
Perluas Bisnis, CASH Bidik Sewakan EDC hingga Cash Advance Merchant
Logo CASH

AKURAT.CO PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk. (CASH) bersiap memperluas bisnisnya.

Perusahaan penyedia solusi pembayaran digital tersebut mengajukan penambahan tiga bidang usaha baru yang membuka jalan bagi CASH untuk masuk lebih dalam ke ekosistem merchant, mulai dari penyewaan mesin EDC, jasa reparasi perangkat pembayaran, hingga fasilitasi Cash Advance bagi merchant.

Berdasarkan prospektus perusahaan yang diterbitkan dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (5/10/2026), CASH akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 8 Oktober 2026.

Baca Juga: Keban Berkah Energi Salurkan Perdana Minyak Sumur Rakyat ke Medco, Dorong Lifting Nasional

Tiga kegiatan usaha baru itu adalah KBLI 77394 untuk penyewaan dan sewa guna usaha mesin serta peralatan kantor, KBLI 95101 untuk reparasi dan pemeliharaan komputer/peralatan komunikasi, serta KBLI 66199 untuk aktivitas penunjang jasa keuangan lainnya.

Perubahan ini membuat CASH tidak hanya mengandalkan bisnis pemrosesan pembayaran. Perusahaan berupaya membangun ekosistem yang lebih lengkap di sekitar merchant yang telah menggunakan layanan pembayaran CASH.

Dari Bayar Transaksi hingga Sewakan EDC

Salah satu bisnis baru yang paling konkret adalah penyewaan perangkat Electronic Data Capture (EDC) kepada merchant.

Dengan KBLI 77394, CASH akan menyediakan perangkat EDC dengan skema sewa, sehingga merchant tidak harus membeli perangkat secara langsung. Model tersebut dinilai relevan terutama bagi pelaku UMKM yang cenderung ingin menekan kebutuhan investasi awal untuk perangkat pembayaran.

Potensinya juga tidak kecil. Studi kelayakan yang disampaikan perusahaan mencatat jumlah mesin EDC di Indonesia mencapai sekitar 2,3 juta unit pada kuartal II-2026, yang digunakan untuk mendukung transaksi sekitar 1,5 juta merchant.

Bagi CASH, peluang tersebut bisa dikembangkan dari basis merchant yang sudah dimiliki. Perusahaan menyebut telah mempunyai pengalaman sejak 2015 dan basis lebih dari 25.000 merchant, sehingga perangkat EDC dapat ditawarkan langsung kepada merchant yang sudah berada dalam ekosistemnya.

Siapkan Layanan Perbaikan EDC Rusak

Ekspansi berikutnya menyasar sisi lain dari bisnis perangkat pembayaran. Melalui KBLI 95101, CASH akan menjalankan jasa reparasi dan pemeliharaan perangkat EDC serta perangkat penerima pembayaran sejenis. Layanan ini mencakup perbaikan hingga penggantian perangkat apabila terjadi kerusakan software atau cacat pabrikasi sesuai ketentuan layanan purna jual.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.