Rupiah Ambruk 75 Poin ke Rp17.978

AKURAT.CO Rupiah ditutup melemah 75 poin (0,42%) ke Rp17.978 pada perdagangan Senin (28/9/2026) usai ditekan sejumlah sentimen eksternal dan internal.
Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan dari sisi eksternal, Iran menyatakan tidak akan melunakkan syarat-syaratnya untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Usulan Iran tersebut memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari sembari negosiasi yang lebih luas dilanjutkan, dengan syarat Washington mencabut blokade angkatan laut, melonggarkan tekanan militer, menghapus sanksi atas penjualan minyak Iran, serta menyetujui gencatan senjata. Iran menyatakan tetap berkomitmen pada syarat-syarat tersebut meskipun Trump menolaknya.
Baca Juga: IHSG Merosot ke 6.147 di Tengah Tekanan Rupiah, Saham Gocap Malah Meroket
Kendati demikian, menurut laporan Axios, Trump mengatakan ia memperkirakan negosiasi dengan kedua belah pihak akan kembali berlangsung minggu ini. Qatar telah berperan sebagai penengah yang aktif berkomunikasi dengan kedua pihak dalam upaya menghidupkan kembali perundingan tersebut.
Situasi Selat Hormuz memanas, setelah delapan anggota Korps Marinir Amerika Serikat (AS) terluka setelah sebuah rudal jelajah antikapal Iran menghantam kapal yang mereka operasikan di Selat Hormuz. Serangan ini terungkap dari laporan NBC News pada hari Minggu, yang mengutip tiga pejabat Amerika. Para anggota Korps Marinir tersebut tidak mengalami luka serius.
Namun, mereka dilaporkan mengalami gangguan akibat menghirup asap serta kemungkinan cedera otak traumatis setelah mengalami gejala seperti gegar otak, termasuk sakit kepala. Menambah kekhawatiran terkait pasokan, pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman juga telah meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi dan kapal-kapal komersial di Laut Merah.
"Pada hari Sabtu, Arab Saudi menyatakan telah mencegat dua rudal balistik dan dua pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh kelompok Houthi; peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah mereka mencegat enam rudal yang ditujukan ke arah Taif dan wilayah Yanbu," ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Senin (28/9/2026).
Agenda ekonomi AS akan jauh lebih padat pada minggu ini. Data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dijadwalkan rilis pada hari Rabu, diikuti oleh data ISM Manufacturing PMI pada hari Kamis dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat. Rilis data-data tersebut dapat memainkan peran penting dalam membentuk ekspektasi pasar menjelang pertemuan The Fed bulan depan.
Sentimen Internal
Dari sisi internal, Harga minyak dunia yang bertahan di atas USD90 per barel meningkatkan risiko terhadap perekonomian Indonesia. dampak kenaikan harga minyak terhadap Indonesia terutama terlihat melalui tiga jalur, yakni inflasi, fiskal, dan keseimbangan eksternal.
Asumsi Indonesia Crude Price dalam APBN 2026 berada di USD70 per barel, sedangkan ICP Juli telah mencapai USD81,68 per barel. ICP pada kisaran USD80-90 per barel masih dapat dikelola apabila kenaikan berlangsung sementara. Namun, tekanan fiskal akan semakin besar jika ICP bertahan di kisaran USD90-100 per barel atau lebih selama beberapa bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional









