Skor Kesehatan Finansial Anak Muda Turun, tetapi Kebiasaan Menabung Justru Meningkat

AKURAT.CO Upaya menyisihkan uang setiap bulan bisa memberikan rasa aman bagi seseorang. Namun, ketika kebutuhan sehari-hari, kewajiban pembayaran, dan rencana masa depan harus dipenuhi secara bersamaan, memiliki tabungan belum tentu berarti kondisi keuangan sudah sepenuhnya sehat.
Situasi tersebut tercermin dalam Financial Fitness Index (FFI) 2026 yang dirilis OCBC bersama NielsenIQ (NIQ). Studi ini mencatat penurunan skor financial fitness anak muda Indonesia, meskipun kebiasaan menabung masyarakat justru menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan hasil FFI 2026, skor financial fitness anak muda Indonesia turun dari 40,60 pada 2025 menjadi 39,64 pada 2026. Penurunan sebesar 0,96 poin ini terjadi ketika proporsi masyarakat yang rutin menyisihkan pendapatan untuk ditabung justru meningkat.
Data FFI 2026 menunjukkan bahwa kesehatan finansial tidak hanya berkaitan dengan seberapa konsisten seseorang menabung, tetapi juga dengan kemampuannya memenuhi kebutuhan, menghadapi ketidakpastian, dan mempersiapkan masa depan.
Temuan tersebut menjadi penting di tengah upaya masyarakat mengelola penghasilan untuk berbagai kebutuhan. Kebiasaan menyisihkan uang memang dapat menjadi fondasi pengelolaan keuangan, tetapi belum memberikan gambaran utuh mengenai kondisi finansial seseorang.
Berikut perbandingan sejumlah indikator FFI 2025 dan 2026:
Indikator | 2025 | 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
Skor financial fitness anak muda | 40,60 | 39,64 | Turun 0,96 poin |
Masyarakat yang rutin menabung | 89% | 92% | Naik 3 poin persentase |
Masyarakat dengan skor kesehatan finansial di atas rata-rata Indonesia | 28% | 29% | Naik 1 poin persentase |
Angka-angka tersebut memperlihatkan adanya perkembangan yang tidak seragam. Di satu sisi, kebiasaan menabung semakin banyak dilakukan. Di sisi lain, skor kesehatan finansial anak muda justru mengalami penurunan.
Namun, data ini tidak serta-merta membuktikan bahwa peningkatan kebiasaan menabung gagal memperbaiki kondisi finansial. Skor financial fitness mencakup aspek yang lebih luas daripada perilaku menyisihkan pendapatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







