IHSG Berbalik Merah, Investor Cermati Risiko Global Pekan Ini

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin (21/9/2026) di zona hijau, tetapi penguatan tersebut tak bertahan lama.
Indeks langsung berbalik ke zona merah beberapa menit setelah perdagangan dibuka di tengah investor yang mencermati sejumlah sentimen global dan agenda ekonomi penting sepanjang pekan ini.
Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG pada pembukaan perdagangan naik 5,74 poin atau 0,09% ke level 6.446,89. Namun, setelah pasar dibuka, indeks berbalik terkoreksi hingga 0,38% ke level 6.416. Hingga pukul 10.35 WIB, IHSG masih merah ke level 6.423,37 atau turun 0,28%.
Baca Juga: The Fed Naikkan Bunga, IHSG Hadapi Ancaman Kenaikan Berikutnya
Pada awal perdagangan, IHSG bergerak di rentang 6.409-6.451. Sebanyak 220 saham tercatat menguat, 89 saham melemah, sementara 344 saham lainnya stagnan.
Nilai transaksi saham pada awal perdagangan mencapai sekitar Rp141,62 miliar. Adapun volume perdagangan tercatat 268,37 juta saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 33.914 kali.
Pergerakan IHSG tersebut berlangsung ketika pasar keuangan global menghadapi sejumlah sentimen yang berpotensi memengaruhi arah investasi sepanjang pekan ini.
Salah satu perhatian utama berasal dari kebijakan moneter Amerika Serikat. Federal Reserve (The Fed) pada pekan lalu menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4%. Keputusan tersebut menjadi kenaikan suku bunga pertama The Fed dalam tiga tahun.
Dalam pernyataannya setelah rapat, The Fed menyebut inflasi di Amerika Serikat masih berada pada level tinggi. Bank sentral AS juga menegaskan kebijakan tersebut diarahkan untuk mendorong inflasi kembali ke target 2%.
Kenaikan suku bunga AS menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi arus dana global, nilai tukar, hingga imbal hasil aset keuangan di berbagai negara, termasuk pasar negara berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









