Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Terus Bangun Ekosistem Aset Digital Berbasis Trust dan Tata Kelola

AKURAT.CO PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN), terus memperkuat industri aset keuangan digital nasional dengan berpartisipasi dalam gelaran Coinfest Asia 2026 di Bali pada 20–21 Agustus 2026.
Kehadiran COIN sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekosistem yang berkelanjutan, sekaligus melengkapi keberhasilan rangkaian acara Perusahaan Anak, yakni Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), yang sukses menggelar CFX Seaside Mixer dan CFX Cryptalk Vol 2.0.
Perseroan memanfaatkan momentum berkumpulnya para pembuat kebijakan, pelaku industri, pengembang teknologi, dan komunitas global ini sebagai ruang edukasi dan literasi yang strategis.
Baca Juga: Respons Hasil FOMC, Bitcoin Turun ke USD64.000
Direktur PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), Adri Prasetyo Martowardojo, menegaskan dukungan penuh entitas induk terhadap keberlanjutan industri melalui pengembangan inovasi berbasis tata kelola yang kuat di seluruh kegiatan Perusahaan Anak.
Momen ini menjadi pijakan strategis bagi kami untuk memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan demi mewujudkan kedaulatan industri aset keuangan digital nasional yang solid.
"Fokus kami adalah mengakselerasi pertumbuhan ekosistem yang aman dan terpercaya melalui inovasi produk berkelanjutan serta edukasi masyarakat yang masif,” jelas Adri.
Dalam kesempatan tersebut, Adri hadir sebagai pembicara dalam panel diskusi bertemakan Indonesia’s Stablecoin Economy: Lead, Follow, or Fall Behind yang berlangsung pada 21 Agustus 2026.
Menyoroti potensi stablecoin di Indonesia, Adri menjelaskan bahwa pengakuan stablecoin sebagai instrumen transaksi yang tidak dimaknai sebagai alat pembayaran di bawah UU P2SK telah membuka ruang inovasi untuk pengembangan use case.
Pada akhirnya, adopsi teknologi secara terukur tidak didorong oleh sekadar kecanggihan teknologinya, melainkan oleh rasa percaya.
Kunci utama adopsi stablecoin di Indonesia adalah membangun infrastruktur yang patuh, terdapat mekanisme pengawasan dan akuntabilitas, serta memberikan perlindungan konsumen.
"Sinergi antar-lembaga adalah jembatan utama untuk memastikan inovasi ini benar-benar memberikan dampak bagi ekonomi digital nasional," tegas Adri.
Keramaian Coinfest Asia tahun ini turut didukung oleh kondisi pasar aset kripto yang tengah berada dalam tren positif.
Kondisi pasar yang kian kondusif ini memberikan optimisme bagi para pelaku industri untuk mengakselerasi adopsi teknologi berbasis utilitas riil, sekaligus memperluas kolaborasi strategis di tingkat regional maupun global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









