SIBS 2026 Buka Peluang Investasi Selangor dan Jawa Barat

AKURAT.CO Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 membuka peluang investasi dan memperkuat kerja sama ekonomi antara Selangor, Malaysia, dan Provinsi Jawa Barat.
Forum yang digelar di Kota Bandung ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan investor untuk membahas pengembangan berbagai sektor strategis.
Dalam forum tersebut, Dato Menteri Besar Selangor, Dato Seri Amirudin bin Shari menegaskan bahwa SIBS ASEAN 2026 tidak hanya berfokus pada peluang bisnis, tetapi juga menjadi wadah memperkuat hubungan bilateral antara Selangor dan Jawa Barat.
Ia menjelaskan salah satu agenda utama dalam forum tersebut adalah mempertemukan pelaku usaha melalui kegiatan business matching serta koordinasi dengan berbagai lembaga terkait.
SIBS Dorong Kerja Sama Lintas Sektor
Dato Seri Amirudin bin Shari mengatakan dalam Selangor International Business Summit, salah satu agenda utamanya adalah business matching dan koordinasi melalui lembaga-lembaga seperti Invest Selangor dan berbagai institusi terkait.
"Karena itu, sektor usaha akan memperoleh manfaat besar dari hubungan yang dibangun melalui forum ini.”
Menurutnya, berbagai gagasan yang lahir dari forum tersebut perlu ditindaklanjuti melalui kerja sama antarmasyarakat, antarlembaga, antarperusahaan, maupun antarpemerintah.
“Salah satu hal menarik dari pertemuan ini adalah gagasan membentuk forum yang konsisten antara Selangor dengan dengan sejumlah kementerian dan pemerintah daerah yang hadir.”
Selain itu, Amirudin berharap forum tersebut dapat menjadi wadah pembahasan berbagai kerja sama bilateral, termasuk di bidang semikonduktor, ketahanan pangan, energi, dan pertahanan.
“Karena itu saya menekankan bahwa kerja sama ini harus melampaui sekadar urusan bisnis. Jika hanya berbicara bisnis, orang akan berpikir soal keuntungan semata. Padahal ada aspek lain yang sama pentingnya, seperti kebudayaan, kedaulatan, keamanan, dan kemakmuran.”
Jawa Barat Ingin Perluas Kolaborasi
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan Jawa Barat memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan bersama Selangor, mulai dari sektor manufaktur, infrastruktur, pariwisata, hingga perdagangan.
“Banyak sektor yang akan kita kembangkan bersama selain dari manufaktur, infrastruktur, pariwisata, dan perdagangan lainnya. Akan kita kembangkan kerja sama antara Jawa Barat dan Selangor, dan saya berharap para pelaku usaha di Jawa Barat dapat menangkap peluang ini.”
Selain kerja sama investasi, Erwan juga menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin memperkuat pengembangan ekonomi syariah dengan mempelajari pengalaman Malaysia.
“Kami juga ingin mengembangkan dan belajar kepada Malaysia terutama Selangor bagaimana meningkatkan ekonomi syariah. Sehingga Jawa Barat yang sudah mendapatkan anugerah Adinata Syariah ini bisa kami kembangkan dan praktikkan secara nyata di masyarakat Jawa Barat.”
Forum SIBS ASEAN 2026 diharapkan menjadi langkah untuk mempererat hubungan ekonomi sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama jangka panjang antara Selangor dan Jawa Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK


