Premi Unit Link Tumbuh 11,14 Persen Meski IHSG Berfluktuasi

AKURAT.CO Volatilitas pasar saham belum menghentikan pertumbuhan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI (unit link).
OJK mencatat pendapatan premi PAYDI mencapai Rp14,86 triliun hingga April 2026 atau tumbuh 11,14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, koreksi IHSG sepanjang tahun ini memang memengaruhi kinerja unit link yang memiliki eksposur pada instrumen saham.
Baca Juga: OJK: Pelemahan Rupiah Belum Ganggu Bisnis Asuransi Properti
"Namun berdasarkan data posisi April 2026, kinerja PAYDI masih menunjukkan tren yang positif," ujar Ogi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Pertumbuhan tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap produk yang menggabungkan perlindungan dan investasi masih terjaga meskipun pasar modal bergerak fluktuatif.
Sebagai Informasi, produk unit link sempat mengalami tantangan besar setelah muncul berbagai keluhan nasabah terkait hasil investasi beberapa tahun lalu. Kondisi itu mendorong regulator melakukan sejumlah pembenahan tata kelola dan transparansi produk.
OJK menegaskan perusahaan asuransi harus terus memperkuat manajemen risiko investasi, meningkatkan transparansi informasi, dan memperluas edukasi kepada nasabah mengenai karakteristik produk.
Baca Juga: OJK Sita 41 Aset Terkait Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP Medan
OJK juga memastikan pengawasan terhadap pengelolaan investasi PAYDI terus diperkuat agar perlindungan konsumen dan stabilitas industri tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









