Pajak Naik 20,7 Persen, APBN Jadi Peredam Ekonomi Global

AKURAT.CO Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Maret 2026 menunjukkan tren positif di tengah ketidakpastian global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pendapatan negara telah mencapai Rp574,9 triliun, tumbuh 10,5% secara tahunan (year-on-year/yoy).
"Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh penerimaan pajak yang meningkat signifikan hingga 20,7% (yoy). Sedangkan di sisi lain, belanja negara juga mengalami peningkatan sebesar 31,4% (yoy), seiring dengan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi," paparnya di Jakarta, Jumat (25/4/2026).
Baca Juga: Isu Kas Negara Menipis Dibantah, SAL APBN Masih Besar
Meski belanja meningkat, defisit APBN tetap terjaga pada level 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
"Hal tersebut menunjukan bahwa kondisi APBN masih memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menjalankan fungsinya sebagai shock absorber di tengah gejolak global, termasuk ketegangan geopolitik dan volatilitas ekonomi internasional," katanya kembali.
Selain melalui belanja negara, pemerintah juga mengoptimalkan instrumen fiskal lain seperti pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk menjaga stabilitas likuiditas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Jaga Ketahanan APBN, Berikut Strategi Fiskal ala Wamenkeu Juda Agung
Dengan kombinasi tersebut, pemerintah memastikan kebijakan fiskal tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









