Purbaya: Kenaikan Harga Minyak Masih Bisa Diserap APBN

AKURAT.CO Pemerintah melakukan simulasi berbagai skenario harga minyak untuk mengantisipasi dampak eskalasi geopolitik global terhadap APBN 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kenaikan harga minyak pada level tertentu masih dapat diserap oleh anggaran negara.
"Masih bisa di-absorb kalau harga minyak naik. Tapi kalau ekstrem sekali tentu akan kita hitung ulang," ujarnya usai bertemu Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Antisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz, RI Akan Impor Minyak dari Afrika hingga Brazil
Simulasi dilakukan untuk satu tahun anggaran berjalan dengan mempertimbangkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap harga energi global.
Diketahui, harga minyak dunia historisnya sangat sensitif terhadap konflik geopolitik.
Indonesia sebagai negara net importer minyak mentah rentan terhadap lonjakan harga karena berpengaruh pada subsidi energi dan defisit anggaran.
Pada periode gejolak sebelumnya, kenaikan harga minyak meningkatkan beban subsidi dan kompensasi energi dalam APBN.
Baca Juga: Ketegangan AS-Iran Dongkrak Harga Minyak, Bahlil Pastikan Harga BBM RI Tak Naik
Oleh sebab itu, apabila harga minyak naik tajam, tekanan bisa muncul pada subsidi BBM dan listrik serta memengaruhi inflasi domestik.
Namun selama kenaikan masih dalam asumsi APBN, dampaknya dinilai terkendali.
Bagi pasar keuangan, kepastian pemerintah melakukan simulasi dan mitigasi risiko menjadi sinyal stabilitas fiskal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 6Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 7Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









