Bursa Calon Bos OJK, Menkeu Purbaya: Belum Ketemu Pendekar Hebat!

AKURAT.COProses seleksi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasuki tahap pendaftaran yang dibuka hingga 2 Maret 2026. Meski sejumlah nama telah masuk, pemerintah menilai partisipasi figur kelas berat masih minim.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan telah meninjau daftar pendaftar yang masuk. Namun ia berharap lebih banyak tokoh berpengalaman ikut dalam seleksi.
"Lupa saya berapa orangnya. Saya sempat lihat list-nya tadi pagi, saya browse, orang-orangnya siapa saja. Mungkin masih kita tunggu orang-orang yang lain yang lebih berkualitas untuk masuk," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta.
Baca Juga: Dibanding ASEAN, Menkeu Purbaya: Posisi Utang Kita Masih Terkendali
Menurut Purbaya, Indonesia memiliki banyak profesional berpengalaman di sektor keuangan yang dinilai layak memimpin OJK.
Tantangan regulator ke depan dinilai tidak ringan, mulai dari menjaga stabilitas industri perbankan, memperkuat perlindungan konsumen, hingga merespons dinamika ekonomi global.
Ia menambahkan, sebagian besar pendaftar saat ini belum mencerminkan figur dengan rekam jejak yang kuat di sektor jasa keuangan.
Karena itu, ia mendorong para profesional terbaik untuk tidak ragu mengikuti proses seleksi.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimis Utang RI Aman, Defisit Dijaga di Bawah 3%
Seleksi pimpinan OJK menjadi krusial karena lembaga tersebut memegang peran sentral dalam pengawasan industri keuangan nasional.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat kredibilitas dan efektivitas pengawasan di tengah meningkatnya kompleksitas sistem keuangan.
Publik kini menanti apakah dalam sisa waktu pendaftaran akan muncul nama-nama besar yang siap bersaing memperebutkan kursi pucuk pimpinan regulator tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik









