IMF Usulkan Pajak Naik, Menkeu Purbaya: Jangan Bikin Rakyat Makin Tertekan!

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan Dana Moneter Internasional (IMF) agar Indonesia menaikkan tarif pajak penghasilan (PPh) karyawan untuk menambah penerimaan negara.
Menurut Purbaya, pemerintah tidak akan gegabah menaikkan pajak di tengah kondisi ekonomi yang masih memerlukan penguatan.
Dirinya menilai kebijakan fiskal harus mempertimbangkan dampaknya terhadap daya beli masyarakat dan stabilitas pertumbuhan.
Baca Juga: Dibanding ASEAN, Menkeu Purbaya: Posisi Utang Kita Masih Terkendali
“Usul IMF bagus, tetapi kita lihat sesuai keadaan kita. Kita nggak mau tiba-tiba naikkan pajak, habis itu daya beli hancur, ekonomi runtuh, lalu terpaksa utang lagi,” ujar Purbaya di DPR, Rabu (18/2/2026).
Ia menegaskan, selama fundamental ekonomi belum cukup kuat, pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak. Strategi yang ditempuh adalah mendorong pertumbuhan ekonomi agar basis pajak meningkat secara alami.
Sepanjang 2025, defisit APBN tercatat 2,92% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), mendekati batas maksimal 3% sesuai aturan fiskal. Pemerintah menargetkan defisit tetap terkendali tanpa harus membebani masyarakat pekerja.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimis Utang RI Aman, Defisit Dijaga di Bawah 3%
Sebelumnya, IMF dalam kajian fiskal jangka panjang menyarankan kenaikan bertahap pajak tenaga kerja guna memperkuat pembiayaan investasi publik dan mendukung target pembangunan menuju Visi Emas 2045.
Namun bagi pemerintah, menjaga konsumsi rumah tangga sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional dinilai lebih strategis dalam jangka pendek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








