Harga Pi Coin Tertekan 28 Persen, Sinyal Rebound Mulai Muncul

AKURAT.CO Pi Coin masih berada dalam tekanan sejak akhir November lalu. Setelah sempat menyentuh puncak harga pada penghujung bulan, aset kripto ini terkoreksi cukup dalam dan menghapus hampir seluruh penguatan yang sempat terbentuk sebelumnya.
Dikutip dari beberapa sumber, Minggu (14/12/2025), secara kumulatif, harga Pi Coin tercatat telah turun sekitar 28% dari level tertingginya.
Dalam sepekan terakhir saja, pelemahan mencapai sekitar 8,6%, sementara dalam horizon tiga bulan, koreksi telah melampaui 40%. Kondisi ini menempatkan Pi Coin dalam fase tekanan teknikal yang signifikan.
Meski pergerakan harga masih lemah, sejumlah indikator teknikal mulai menunjukkan sinyal perubahan momentum.
Baca Juga: Short Bitcoin Futures, Strategi Menarik bagi Trader Crypto
Pada grafik harian, terbentuk pola bullish divergence tersembunyi yang mengindikasikan tekanan jual mulai berkurang, meski belum cukup kuat untuk memastikan pembalikan tren.
Divergensi tersebut terlihat pada periode awal November hingga pertengahan Desember, ketika harga Pi Coin membentuk level rendah yang lebih tinggi (higher low), sementara indikator Relative Strength Index (RSI) justru mencatat level rendah yang lebih rendah (lower low). Kondisi ini kerap diartikan sebagai sinyal awal melemahnya dominasi penjual.
RSI sendiri digunakan untuk mengukur kekuatan momentum beli dan jual. Ketika harga mampu bertahan di level yang relatif lebih tinggi meski momentum melemah, hal tersebut sering kali menandakan tekanan jual mulai kehilangan tenaga. Namun, sinyal ini umumnya masih bersifat awal dan membutuhkan konfirmasi lanjutan.
Konfirmasi tersebut hingga kini belum sepenuhnya terlihat dari indikator arus dana. Chaikin Money Flow (CMF), yang mencerminkan aktivitas dana besar di pasar, masih bergerak di bawah garis nol dan mendekati area uji garis tren turun.
Artinya, aliran modal dari pelaku pasar besar belum menunjukkan dukungan yang jelas terhadap Pi Coin.
Baca Juga: Penambang Bitcoin Ilegal di Malaysia Diburu Setelah Rugikan Negara Rp22 Triliun
Kondisi ini mencerminkan situasi pasar yang masih penuh kehati-hatian. Tekanan jual memang mulai mereda, tetapi minat beli dari investor bermodal besar belum terbentuk secara signifikan. Tanpa dukungan arus dana yang kuat, potensi kenaikan harga dinilai masih rapuh.
Dari sisi level harga, Pi Coin saat ini berada di area krusial. Untuk membuka peluang rebound yang lebih meyakinkan, harga perlu kembali menembus dan bertahan di atas level USD0,222.
Jika level ini mampu direbut, peluang penguatan lanjutan menuju area USD0,244 hingga USD0,253 terbuka, dengan catatan kondisi pasar kripto secara umum tetap stabil.
Meski demikian, upaya pembalikan tren yang lebih kuat baru akan terkonfirmasi jika harga mampu menembus level USD0,284, yang merupakan puncak harga di akhir November.
Hingga saat ini, level tersebut masih tergolong jauh dari jangkauan pergerakan harga.
Di sisi bawah, area USD0,203 menjadi zona penopang yang sangat menentukan. Penutupan harga harian di bawah level tersebut berpotensi melemahkan skenario rebound dan membuka risiko penurunan lanjutan. Jika support ini jebol, Pi Coin berpeluang kembali menguji area harga yang lebih rendah.
Secara keseluruhan, Pi Coin saat ini berada di persimpangan arah. Sinyal teknikal menunjukkan tekanan jual mulai berkurang, tetapi belum diiringi masuknya arus dana yang kuat.
Tanpa konfirmasi dari peningkatan CMF dan perbaikan momentum secara menyeluruh, potensi kenaikan harga masih rentan gagal dan perlu dicermati secara hati-hati oleh pelaku pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









