Fitch Kerek Peringkat Pan Brothers Jadi B dengan Outlook Stabil

AKURAT.CO Fitch Ratings Indonesia telah meningkatkan peringkat Jangka Panjang Nasional PT Pan Brothers Tbk. (PBRX), produsen garment berbasis di Indonesia, menjadi 'B-(idn)' dari 'RD(idn)' dengan outlook stabil.
Kenaikan peringkat ini mengikuti penyelesaian proses restrukturisasi Pan Brothers, dengan penerbitan obligasi baru dan Obligasi Wajib Konversi (MCB) pada 14 November 2025 sebagai bagian dari struktur modal baru.
Peringkat Nasional 'B' menunjukkan tingkat risiko gagal bayar yang meningkat secara signifikan dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama.
"Kegiatan usaha dan operasional Perseroan masih berjalan normal hingga saat ini," ujar Direktur PBRX, Fitri Ratnasari Hartono dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (26/11/2025).
Baca Juga: Tuntaskan Utang, Pan Brothers Jajaki Rights Issue US$50 Juta di 2022
Peringkat ini mencerminkan berkurangnya tekanan likuiditas dan restrukturisasi utang mengingat tidak adanya jatuh tempo utang dalam jangka pendek. Namun, likuiditas tetap terbatas akibat akses pendanaan yang terbatas, kebutuhan modal kerja yang tinggi, serta risiko pelaksanaan dalam pemulihan operasional perusahaan.
Penurunan likuiditas, termasuk kegagalan dalam memenuhi kewajiban utang bisa menurunkan peringkat ke depan. Sebaliknya, peningkatan pendapatan dan EBITDA, yang menyebabkan peningkatan berkelanjutan dalam perolehan CFO dan deleveraging bisa meningkatkan peringkat.
Seperti diketahui, Pan Brothers merupakan produsen garmen di Indonesia, dengan kapasitas produksi sampai dengan 111 juta unit per tahun. Adidas dan Uniqlo adalah di antara pelanggan utama perusahaan ini dan ekspor mewakili sekitar 94% dari total penjualan pada tahun 2024.
Fitch juga mencatat dari sisi likuiditas, emiten ini masih terbatas, dengan akses pendanaan yang terbatas. Perusahaan memiliki kas tersedia sebesar USD13,8 juta dan tidak ada fasilitas komitmen yang belum ditarik hingga akhir September 2025.
Perusahaan hanya memiliki fasilitas letter of credit dari PT Bank UOB Indonesia dan pembiayaan vendor untuk mendukung kebutuhan modal kerjanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







