BTPGI Luncurkan Roadmap 2026–2030, Satukan Arah Industri Pergadaian

AKURAT.CO Ketua Umum Perusahaan Gadai Indonesia (BTPGI), Damar Latri Setiawan, menyambut peluncuran Roadmap Pengembangan dan Penguatan Pergadaian 2026–2030 sebagai tonggak sejarah baru bagi industri pergadaian nasional.
Dokumen strategis ini dinilai sebagai panduan bersama pertama yang memberikan arah, visi, dan misi kolektif bagi seluruh pelaku industri.
Damar mengungkapkan, sejak berdirinya industri pergadaian pada 1991, belum pernah ada panduan komprehensif yang menyatukan langkah antarperusahaan.
Selama ini, masing-masing pelaku industri bergerak dengan rencana dan strategi sendiri-sendiri.
“Dengan hadirnya ROMPED, kita memiliki visi dan arah bersama untuk membangun industri pergadaian nasional yang kuat, sehat, dan inklusif,” ujar Damar saat peluncuran roadmap di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (13/10/2025).
Dirinya berkomitmen akan memperluas koordinasi di tingkat daerah agar komunikasi antara asosiasi dan anggotanya di seluruh Indonesia semakin efektif.
Upaya ini diharapkan memperkuat sinergi dengan regulator dan mempermudah penyampaian aspirasi pelaku industri.
Selain memperkuat tata kelola, Damar menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM).
BTPGI kini tengah bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi industri pergadaian.
Baca Juga: Pegadaian Luncurkan Tring!, Super Apps Keuangan Digital Terintegrasi
“Kami sudah melakukan pelatihan dan sertifikasi bagi lebih dari dua ribu penaksir sepanjang 2025. Hampir semua perusahaan kini memiliki tenaga ahli bersertifikat,” ujarnya.
Pertumbuhan industri pergadaian juga menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2025, jumlah perusahaan meningkat 18%, total aset naik 23%, pembiayaan tumbuh 37,5%, dan jumlah nasabah bertambah 9%.
BTPGI mendorong seluruh perusahaan anggota untuk menjadikan Roadmap 2026–2030 sebagai panduan utama pengembangan bisnis ke depan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada OJK yang terus mendukung kemajuan industri pergadaian agar sejajar dengan sektor keuangan lainnya,” tutup Damar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








