AKURAT.CO Utang sering menjadi bagian dari strategi keuangan, tetapi salah kelola justru menjadi bumerang. Banyak milenial terjebak pada utang konsumtif yang sebenarnya tidak diperlukan.
Kartu kredit, cicilan tanpa bunga, dan layanan paylater memberi kemudahan transaksi. Namun, kemudahan ini membuat banyak orang menggunakannya tanpa perhitungan. Akhirnya, beban utang menumpuk hingga sulit dilunasi.
Kesalahan umum lainnya adalah menggunakan utang untuk membiayai gaya hidup, bukan kebutuhan produktif. Misalnya, membeli gadget terbaru dengan cicilan panjang padahal kondisi keuangan tidak mendukung.
Baca Juga: Minim Investasi Jadi Kendala Milenial Penuhi Kebutuhan Masa Depan
Tidak sedikit pula milenial yang berutang lebih dari 30 persen pendapatan bulanannya. Padahal, aturan sehat menyarankan cicilan tidak melebihi angka tersebut agar keuangan tetap stabil.
Dikutip dari beberapa sumber, Minggu (7/9/2025), berikut beberapa tips yang dapat dilakukan kaum Milenial, untuk menghindari utang.
Tips pertama untuk menghindari masalah ini adalah membedakan utang produktif dan konsumtif. Utang produktif adalah yang bisa menambah nilai, seperti kredit pendidikan atau modal usaha.
Selanjutnya, milenial perlu mencatat seluruh kewajiban utangnya. Dengan begitu, bisa terlihat mana yang harus diprioritaskan untuk dilunasi.
Menggunakan metode debt snowball atau debt avalanche bisa menjadi solusi melunasi utang lebih cepat. Keduanya menekankan pada pembayaran utang kecil terlebih dahulu atau utang dengan bunga tertinggi.
Selain itu, penting untuk mengurangi kebiasaan menggunakan utang baru sebelum utang lama lunas. Disiplin adalah kunci agar keuangan tidak semakin terpuruk.
Utang yang terkendali justru bisa membantu membangun aset, tetapi utang yang salah kelola akan menghancurkan masa depan finansial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








