BSI Optimistis Tren Investasi Emas Naik Usai PPh 22 Dikecualikan

AKURAT.CO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) optimistis tren bisnis emas akan terus meningkat pada 2025, seiring dengan pemberlakuan kebijakan baru pemerintah yang menetapkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0% bagi konsumen akhir.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa kebijakan ini menjadi katalis positif bagi pertumbuhan transaksi emas di Tanah Air, khususnya melalui kanal BSI.
“Kami optimis tren bisnis bulion akan semakin meningkat tahun ini dengan proyeksi pertumbuhan yang positif di akhir tahun,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Baca Juga: Cara Mudah Buka Blokir Rekening Dormant di BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI
Pemerintah melalui PMK Nomor 51 dan 52 Tahun 2025 menetapkan bahwa lembaga jasa keuangan (LJK) bullion seperti BSI hanya akan dikenai tarif PPh 22 sebesar 0,25%. Sementara itu, konsumen akhir dibebaskan dari pengenaan PPh tersebut.
Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, Anton menyebut bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi yang aman atau safe haven.
BSI pun aktif mendorong produk-produk seperti cicil emas, gadai emas, dan pembelian emas melalui aplikasi BYOND by BSI.
Hingga Juni 2025, saldo BSI Emas dalam gramase tumbuh signifikan sebesar 110% secara tahunan (year to date), dengan volume mencapai 1 ton. Selain itu, jumlah transaksi pembelian emas juga meningkat 191 persen secara tahunan.
Baca Juga: Lawan Rentenir dan Pinjol, BSI Perkuat Literasi Keuangan Syariah di Desa
BSI menilai bahwa strategi ini bukan hanya sebatas mendorong masyarakat menabung emas, tetapi juga membangun pengelolaan keuangan syariah yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








