Diburu OJK hingga Interpol, Adrian Gunadi Ternyata Jadi CEO Perusahaan di Dubai

AKURAT.CO Terduga penyelewengan dana nasabah PT Investree Radhika Jaya (Investree) sekaligus pendiri, Adrian Gunadi mejeng di halaman jajaran pengurus JTA Investree Doha, perusahaan fintek berbasis di Dubai.
Padahal, Adrian tengah diburu oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang juga tengah meminta bantuan kepada International Criminal Police Organization atau Interpol meski namanya taknkunjung masuk daftar red notice.
Mengutip laman perusahaan, Kamis (24/7/2025), JTA Investree Doha Consultancy, anak perusahaan dari JTA International Investment Holding, adalah perusahaan teknologi finansial global yang menyediakan perangkat lunak mutakhir dan solusi berbasis AI untuk pinjaman digital kepada lembaga keuangan seperti bank, lembaga keuangan non-bank, dan perusahaan fintech.
Baca Juga: Belajar dari Kasus Adrian Gunadi, Pendiri Investree Yang Diburu OJK
Selain teknologi, perusahaan juga menyediakan akses ke modal dan keahlian operasional untuk mempercepat pertumbuhan mitra melalui solusi keuangan terpadu. Dari kantor pusat globalnya di Doha, Qatar, perusahaan bertujuan untuk bekerja sama dengan mitra-mitra utama kami terutama di negara-negara Timur Tengah, Asia, dan Afrika.
Di halaman pengurus, terpampang jelas foto Adrian Gunadi sebagai CEO atau Direktur Utama perusahaan tersebut. "Adrian adalah Operator global dan wirausahawan berpengalaman. Memimpin pertumbuhan teknologi finansial di berbagai pasar Asia Tenggara," tulis website tersebut.
Perusahaan sendiri lahir sebelum kasus Adrian meledak. Pada Oktober 2023, Investree lewat induk usahanya di Singapura mengantongi pendanaan Seri D senilai EUR220 juta lebih (sekitar Rp3,6 triliun) yang dipimpin oleh JTA International Holding. Kesepakatan ini melahirkan perusahaan patungan JTA Investree Doha Consultancy sebagai pusat ekspansi ke Timur Tengah.
OJK sebelumnya juga mengonfirmasi keberdaan Adrian di Doha, Qatar, sembari terus berupaya merepatriasi Adrian. "Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini Adrian masih berada di Doha (Qatar)," ujar Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK beberapa waktu lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









