Konflik Iran-Israel Berpotensi Membebani APBN, Sri Mulyani Minta Waspada

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menilai konflik bersenjata antara Iran dan Israel dapat menimbulkan tekanan serius terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, terutama dari sisi belanja energi.
Dalam pemaparannya di konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2025, Sri Mulyani menyebutkan bahwa gejolak harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah bisa berdampak langsung pada neraca migas Indonesia.
Meskipun realisasi harga minyak mentah saat ini masih berada di bawah asumsi makro APBN 2025, yakni USD82 per barel, namun risiko lonjakan harga tetap terbuka lebar.
“Pendapatan negara bisa naik dari sektor migas, tetapi belanja negara juga berpotensi membengkak karena kebutuhan impor minyak,” katanya.
Baca Juga: APBN Defisit Hingga Rp21 Triliun, Pemerintah Pastikan Tetap Terkendali
Per akhir Mei, harga minyak berada pada USD62,75 per barel, dengan rata-rata tahunan sebesar USD70,05 per barel. Namun, ketegangan di Timur Tengah dapat mendorong harga minyak melampaui asumsi tersebut, mengingat Indonesia masih mengimpor sebagian besar kebutuhan energi.
Lebih lanjut, Sri Mulyani menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menyusun kebijakan fiskal, terutama dalam merespons volatilitas harga komoditas global yang dipicu oleh faktor eksternal.
“APBN kita sangat dipengaruhi oleh kejadian perang di belahan bumi lain. Oleh karena itu, kehati-hatian dan kesiapsiagaan sangat penting,” ujarnya.
Baca Juga: Produksi Minyak RI Tembus 610 Ribu Barel, Lampaui Target APBN 2025
Pemerintah, tambahnya, terus memantau kondisi global dan menyiapkan langkah mitigasi agar dampak terhadap ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat diminimalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








