GTRA Bidik Pendapatan Rp500 Miliar di 2025, Fokus ke Ekspansi Jaringan
Hefriday | 11 Juni 2025, 16:39 WIB

AKURAT.CO Emiten transportasi dan logistik, PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) atau GrahaTrans, membidik pertumbuhan kinerja yang agresif pada 2025.
Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp500 miliar, naik sekitar 16,55% dibandingkan realisasi pendapatan tahun lalu sebesar Rp428,93 miliar.
Direktur Utama GTRA, Ronny Senjaya, menyatakan bahwa target tersebut akan didorong oleh ekspansi jaringan, peningkatan permintaan dari sektor fast-moving consumer goods (FMCG), dan sinergi dengan pelaku e-commerce serta mitra distribusi.
“Kami menyadari bahwa pencapaian target ini membutuhkan kerja keras, konsistensi dalam menjaga kualitas layanan, serta efisiensi operasional yang terus ditingkatkan,” ujar Ronny dalam keterangannya, Rabu (10/6/2025).
Selain fokus pada pendapatan, GrahaTrans juga menargetkan laba bersih sebesar Rp45 miliar pada 2025. Target ini sejalan dengan tren pertumbuhan industri logistik nasional yang diproyeksikan berkontribusi sebesar Rp1.623,65 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), meningkat 12,53% secara tahunan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), GTRA menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3,44 miliar atau 10% dari laba bersih setelah pencadangan. Dividen ini akan dibagikan kepada 1,89 miliar saham beredar, setara dengan Rp 1,82 per saham.
Pembayaran dividen direncanakan paling lambat 11 Juli 2025, dengan cum date di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juni 2025.
Seiring dengan ambisi pertumbuhan tersebut, GrahaTrans mengimplementasikan sejumlah strategi penting, seperti diversifikasi pelanggan, peningkatan kapasitas armada, serta pengembangan sumber daya manusia. Digitalisasi layanan logistik juga menjadi prioritas utama untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing.
Dalam ekspansi bisnis, perseroan telah membuka cabang baru di Sidoarjo, Jawa Timur, serta menambah fasilitas mini pool di Bandung dan Cianjur. Ekspansi ini menyasar efisiensi pengiriman kepada klien besar seperti J&T Cargo, Shopee Express, dan Mayora.
“Kami berupaya mendekatkan layanan langsung ke pusat kebutuhan pelanggan,” imbuh Ronny.
GTRA juga sedang mengembangkan proyek strategis Pool Deltamas seluas 30.000 meter persegi yang akan menggantikan Pool Bekasi. Untuk proyek ini, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp40 miliar yang bersumber dari kas internal dan fasilitas pembiayaan bank.
Fasilitas baru ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi perawatan dan utilitas kendaraan secara signifikan.
Permintaan terhadap jasa logistik GTRA melonjak hingga 40% pada masa kampanye belanja daring seperti double date dan payday bulanan. GTRA terus memperkuat kolaborasi dengan pemain besar e-commerce dan FMCG seperti Shopee, J&T, Kimberly Clark, dan Indomarco untuk distribusi lintas wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra.
Meski optimistis, GrahaTrans tetap mewaspadai tantangan seperti regulasi logistik yang dinamis, ketimpangan infrastruktur antarwilayah, serta fluktuasi biaya transportasi. Namun, Ronny menegaskan bahwa perusahaan akan tetap menjaga arah strategisnya agar bisa tumbuh berkelanjutan.
“Kami ingin membangun sistem distribusi yang efisien, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika pasar,” ujarnya.
Kinerja keuangan GTRA pada kuartal I-2025 memperlihatkan pertumbuhan yang solid. Pendapatan naik 27,15% secara tahunan menjadi Rp136,42 miliar.
Pendapatan terbesar berasal dari jasa angkutan pihak ketiga sebesar Rp131,12 miliar. Laba bruto meningkat dari Rp47,12 miliar menjadi Rp55,52 miliar, sementara laba bersih melonjak 78,48% menjadi Rp17,90 miliar.
Secara keseluruhan pada 2024, GrahaTrans mencatatkan pendapatan sebesar Rp428,93 miliar, naik 24,36% dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih juga tumbuh 18,08% menjadi Rp39,48 miliar, dengan laba bruto yang tercatat sebesar Rp181,44 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









