AKURAT.CO PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp20 miliar.
Rencana ini akan direalisasikan secara bertahap dan ditargetkan selesai paling lambat dalam jangka waktu 12 bulan setelah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 25 Juni 2025.
Direktur Keuangan Bank Raya, Rustarti Suri Pertiwi, menyatakan bahwa langkah buyback ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kepemilikan saham oleh para pekerja dan manajemen.
“Program ini menjadi bagian dari skema remunerasi variabel, yang bertujuan meningkatkan rasa kepemilikan dan keterlibatan seluruh pekerja terhadap kinerja perusahaan,” jelas Rustarti dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Menurut Rustarti, inisiatif tersebut tidak hanya mendorong motivasi internal, tetapi juga merefleksikan optimisme manajemen terhadap prospek jangka panjang Bank Raya.
“Pelaksanaan buyback ini mencerminkan keyakinan kami terhadap kinerja dan masa depan Perseroan. Kami ingin menunjukkan bahwa nilai fundamental Bank Raya terus tumbuh dan akan memberi manfaat optimal bagi pemangku kepentingan,” tambahnya.
Secara kinerja keuangan, Bank Raya mencatatkan hasil positif hingga kuartal I-2025. Laba bersih perusahaan mencapai Rp16,92 miliar, meningkat signifikan sebesar 84,7% secara tahunan (year-on-year).
Pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan bisnis digital yang menjadi tulang punggung Bank Raya dalam beberapa tahun terakhir.
Kredit digital yang disalurkan selama kuartal tersebut mencapai Rp6,3 triliun, naik 63,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini juga berdampak pada lonjakan transaksi di platform mobile banking mereka, Raya App, yang mencatatkan 1,1 juta transaksi atau tumbuh 57,1% secara tahunan.
Selain itu, total aset Bank Raya tercatat meningkat menjadi Rp13,35 triliun, naik 9% secara tahunan. Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan Bank Raya dalam memperluas layanan digitalnya secara berkelanjutan, sambil menjaga kinerja keuangan yang sehat.
“Buyback ini menjadi bukti komitmen kami untuk memperkuat fundamental keuangan serta tumbuh secara berkelanjutan menuju profitabilitas jangka panjang,” ujar Rustarti.
Dirinya juga menegaskan bahwa perusahaan terus mengembangkan produk dan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah masa kini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








