CTBN Bukukan Laba Bersih USD15,6 Juta di Kuartal I-2025, Melonjak 442 Persen
Hefriday | 11 Mei 2025, 13:06 WIB

AKURAT.CO Emiten produsen pipa untuk industri minyak dan gas, PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), mencatat kinerja keuangan cemerlang pada kuartal I-2025.
Perusahaan membukukan laba bersih sebesar USD15,61 juta yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, melonjak tajam 442,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD2,87 juta.
Kenaikan signifikan ini turut mengerek laba bersih per saham menjadi USD0,020, meningkat lima kali lipat dari kuartal I-2024 yang hanya sebesar USD0,004 per saham. Peningkatan tersebut menunjukkan perbaikan fundamental yang signifikan dalam operasional perusahaan.
Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (11/5/2025), pertumbuhan laba CTBN ditopang lonjakan pendapatan yang mencapai 108% secara tahunan. Selama Januari hingga Maret 2025, perseroan meraup pendapatan sebesar USD96,76 juta, naik dari USD46,47 juta pada periode sama tahun lalu.
Secara rinci, pendapatan terbesar berasal dari penjualan bahan pipa, jasa pemrosesan, dan aksesori pipa yang mencapai USD95,22 juta. Selain itu, jasa pengangkutan dan lainnya menyumbang USD1,44 juta, sementara layanan dukungan teknik menyumbang USD94,66 ribu.
Namun, peningkatan pendapatan juga diikuti oleh naiknya beban pokok pendapatan. Pada kuartal I-2025, beban pokok CTBN tercatat sebesar USD68,88 juta, atau naik 85% dibandingkan USD37,22 juta pada kuartal pertama 2024.
Meski demikian, pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi berhasil menjaga margin laba bersih tetap positif.
Kinerja apik perusahaan turut memicu lonjakan harga saham CTBN di Bursa Efek Indonesia. Pada perdagangan Jumat (9/5/2025), saham CTBN naik 9,28% dan menyentuh level auto reject atas (ARA) di Rp5.300 per saham.
Kenaikan tersebut terjadi seiring dengan sentimen positif atas laporan keuangan terbaru.
Dalam satu bulan terakhir, saham Citra Tubindo mencatatkan lonjakan harga sebesar 118,11%, menjadikannya sebagai saham "bagger" dengan kenaikan lebih dari dua kali lipat. Nilai kapitalisasi pasar emiten ini juga meningkat menjadi Rp4,24 triliun.
Meski mencatatkan performa luar biasa, saham CTBN masih masuk dalam papan pemantauan khusus dengan mekanisme full call auction (FCA). Emiten ini tercatat dalam kriteria 7, yang menunjukkan tingkat likuiditas perdagangan yang relatif rendah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









