Peluncuran BUMA: Langkah Strategis GP Ansor Menuju Kemandirian Ekonomi Nasional

AKURAT.CO Gerakan Pemuda (GP) Ansor resmi meluncurkan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), sebuah holding company yang mengonsolidasikan berbagai unit bisnis strategis di bawah satu bendera.
Pembentukan BUMA menandai langkah konkret GP Ansor dalam memperkuat kemandirian ekonomi, memberdayakan generasi muda, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional.
Peluncuran ini sekaligus meresmikan Gedung BUMA di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
Gedung empat lantai tersebut akan menjadi pusat seluruh operasional bisnis di bawah PT Buma Bintang Perkasa.
BUMA membawahi sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor vital seperti teknologi informasi, ketenagakerjaan, pariwisata (tour and travel), retail dan perdagangan, media dan event organizer (EO), pertambangan, hingga ekspor-impor.
Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan, BUMA hadir untuk mengintegrasikan potensi bisnis internal GP Ansor, mempercepat pertumbuhan usaha, serta membuka lapangan kerja luas bagi kader muda di seluruh Indonesia.
Baca Juga: 200 Ribu Buruh Berkumpul di Monas Peringati May Day
"Hari ini, kita buktikan bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya fokus pada gerakan sosial dan keagamaan, tetapi juga harus menjadi kekuatan ekonomi. BUMA adalah kendaraan strategis Ansor untuk menciptakan kesejahteraan kolektif dan memperbesar kontribusi terhadap bangsa," ujar Addin.
Acara peluncuran turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, yang juga CEO Danantara. Rosan menyambut baik inisiatif GP Ansor ini.
"Ini adalah langkah positif dari GP Ansor dalam membangun kemandirian ekonomi, tidak hanya untuk organisasinya, tetapi juga untuk bangsa. Jika negara membuat Danantara, maka GP Ansor melahirkan BUMA. Kita bisa berkolaborasi untuk memperkuat perekonomian nasional," ungkap Rosan.
Sementara itu, CEO BUMA, Firmana Tri Andika, menyampaikan bahwa meski BUMA lahir dari rahim organisasi kepemudaan, operasionalnya dibangun dengan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan inovasi berkelanjutan.
Setiap anak perusahaan diarahkan untuk menerapkan standar manajemen modern dan berorientasi pada pasar global, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai ke-Ansor-an: keadilan sosial, kebangsaan, dan kerakyatan.
Firmana juga membuka peluang kerja sama strategis dengan berbagai mitra, baik dari sektor swasta, BUMN, maupun komunitas internasional.
Baca Juga: Baim dan Paula Memanas
"BUMA adalah wujud nyata semangat Ansor untuk mandiri, berdaya, dan berkontribusi. Kami mengundang semua pihak untuk bergabung dalam perjalanan membangun ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel





