Kopdes Merah Putih Efektif Entaskan Kemiskinan di Desa
Demi Ermansyah | 8 April 2025, 18:33 WIB

AKURAT.CO Pemerintah pusat punya senjata baru untuk memberantas kemiskinan di desa. Namanya Koperasi Desa Merah Putih atau disingkat Kopdes Merah Putih.
Program ini bakal jadi langkah konkret buat memperkuat ekonomi kerakyatan langsung dari level paling dasar, desa.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi, menyampaikan bahwa Kopdes Merah Putih dibentuk dengan misi besar, memutus rantai kemiskinan dan mewujudkan pemerataan ekonomi di masyarakat desa.
"Intinya, koperasi ini hadir sebagai solusi terbaik bagi warga desa. Baik dalam pemenuhan kebutuhan pokok seperti sembako, maupun dalam pengembangan potensi lokal," jelas Zabadi saat berkunjung ke Kabupaten Sukabumi, Senin(7/4/2025).
Koperasi ini, kata Zabadi, punya pendekatan unik. Berbasis desa, eksklusif untuk warga setempat, dan bukan untuk warga lintas desa.
Artinya, hanya masyarakat desa itu sendiri yang bisa jadi anggota, sehingga hasil usaha dan manfaat ekonomi akan berputar di lingkup lokal.
Tak hanya itu, menurut Zabadi, koperasi ini juga akan menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui kebutuhan sehari-hari.
“Yang dijual sembako, kebutuhan rumah tangga, dan produk lokal lainnya. Jadi benar-benar menjawab kebutuhan,” katanya.
Ada dua skema pembentukan Kopdes yang disiapkan, pembentukan koperasi baru bagi desa yang belum punya koperasi, dan revitalisasi koperasi lama yang mandek atau tak aktif.
"Bisa ganti nama dan anggaran dasar kalau koperasinya sudah ada tapi nggak aktif," jelasnya.
Program ini ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025 dengan pembentukan puluhan ribu koperasi di seluruh Indonesia. Jika sukses, Presiden akan meluncurkan secara resmi pada bulan Juli mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









